Lubis, Joy Doni (2026) Hubungan Fear of Missing Out (FoMO) Media Sosial dengan Social comparison Gen Z di SMA Negeri 18 Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
1213351015_Cover.pdf
Download (145kB)
1213351015_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (373kB)
1213351015_Abstrak.pdf
Download (189kB)
1213351015_Kata_Pengantar.pdf
Download (259kB)
1213351015_Daftar_Isi.pdf
Download (225kB)
1213351015_Daftar_Tabel.pdf
Download (243kB)
1213351015_Daftar_Gambar.pdf
Download (184kB)
1213351015_Daftar_Lampiran.pdf
Download (182kB)
1213351015_BAB_I.pdf
Download (488kB)
1213351015_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (980kB)
1213351015_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (861kB)
1213351015_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
1213351015_BAB_V.pdf
Download (212kB)
1213351015_Daftar_Pustaka.pdf
Download (330kB)
1213351015_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Fear of Missing Out (FoMO)
media sosial dengan social comparison pada siswa Generasi Z di SMA Negeri 18
Medan. Fear of Missing Out (FoMO) merupakan perasaan takut tertinggal dari
informasi, pengalaman, atau aktivitas sosial orang lain, sedangkan social
comparison adalah kecenderungan individu untuk membandingkan dirinya
dengan orang lain dalam berbagai aspek kehidupan. Pendekatan penelitian yang
digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Teknik
pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah
responden sebanyak 71 siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat
Fear of Missing Out (FoMO) siswa mayoritas berada pada kategori sedang
sebesar sekitar 55%, diikuti kategori tinggi sebesar sekitar 25% dan kategori
rendah sebesar sekitar 20%. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar
siswa cukup sering merasa khawatir tertinggal dari informasi, pengalaman, dan
interaksi sosial yang ditampilkan di media sosial. Sementara itu, tingkat social
comparison siswa juga mayoritas berada pada kategori sedang sebesar sekitar
54%, dengan kategori tinggi sebesar sekitar 25% dan kategori rendah sebesar
sekitar 21%. Hal ini mengindikasikan bahwa siswa cukup sering membandingkan
pencapaian, penampilan fisik, pendapat, serta penerimaan sosial dirinya dengan
orang lain. Secara teoritis, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat
keterkaitan antara Fear of Missing Out (FoMO) dan social comparison, di mana
kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain dapat memperkuat
perasaan takut tertinggal, khususnya dalam konteks penggunaan media sosial.
Temuan ini menegaskan pentingnya pendampingan dan pengelolaan penggunaan
media sosial secara bijak agar siswa mampu mengembangkan konsep diri yang
positif dan sehat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Media sosial; takut ketinggalan informasi; Membandingkan diri |
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology > HM1176 Social influence. Social pressure L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools L Education > LC Special aspects of education > LC189 Educational sociology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling |
| Depositing User: | Mrs Beatrix Nainggolan |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 04:21 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 04:21 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69368 |
