Nasution, Aulia Salsabila (2026) Hubungan Aktivitas Fisik Dan Pengetahuan Gizi Dengan Hipertensi Pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Kotanopan. Undergraduate thesis, UNIMED.
5193540025_Cover.pdf
Download (192kB)
5193540025_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (325kB)
5193540025_Abstrak.pdf
Download (316kB)
5193540025_Kata_Pengantar.pdf
Download (340kB)
5193540025_Daftar_Isi.pdf
Download (275kB)
5193540025_Daftar_Tabel.pdf
Download (184kB)
5193540025_Daftar_Gambar.pdf
Download (182kB)
5193540025_Daftar_Lampiran.pdf
Download (242kB)
5193540025_BAB_I.pdf
Download (411kB)
5193540025_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (904kB)
5193540025_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (696kB)
5193540025_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5193540025_BAB_V.pdf
Download (304kB)
5193540025_Daftar_Pustaka.pdf
Download (354kB)
5193540025_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami oleh lansia dan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Faktor gaya hidup seperti aktivitas fisik dan pengetahuan gizi diduga berperan dalam pengendalian hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dan pengetahuan gizi dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Kotanopan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 55 lansia, yang dipilih menggunakan teknik convinience sampling. Data aktivitas fisik dan pengetahuan gizi dikumpulkan melalui kuesioner, sedangkan data hipertensi diperoleh melalui pengukuran tekanan darah. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami hipertensi tidak terkontrol (87,3%), memiliki aktivitas fisik sedang (41,81%), dan pengetahuan gizi baik (41,81%). Hasil uji Chi Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan hipertensi (p = 0,001) dan antara pengetahuan gizi dengan hipertensi (p = 0,000). Namun, hasil regresi logistik menunjukkan bahwa aktivitas fisik (p = 0,960) dan pengetahuan gizi (p = 0,997) tidak berpengaruh secara parsial terhadap hipertensi. Nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,878 menunjukkan bahwa kedua variabel secara bersama-sama mampu menjelaskan kejadian hipertensi. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan aktivitas fisik dan pengetahuan gizi dengan hipertensi pada lansia, namun pengendalian hipertensi dipengaruhi oleh berbagai faktor lain sehingga diperlukan pendekatan yang komprehensif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Aktivitas Fisik; Pengetahuan Gizi; Hipertensi; Lansia |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC581 Specialties of internal medicine > RC620 Nutritional diseases. Deficiency diseases T Technology > TX Home economics > TX341 Nutrition. Foods and food supply |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 02:34 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 02:34 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69149 |
