Tambunan, Nashiroh Ifni (2026) Transformasi Tari Gobuk Dari Ritual Kepertunjukan Di Batubara. Undergraduate thesis, UNIMED.
2201141001_Cover.pdf
Download (37kB)
2201141001_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (278kB)
2201141001_Abstrak.pdf
Download (33kB)
2201141001_Kata_Pengantar.pdf
Download (120kB)
2201141001_Daftar_Isi.pdf
Download (47kB)
2201141001_Daftar_Gambar.pdf
Download (25kB)
2201141001_Daftar_Tabel.pdf
Download (23kB)
2201141001_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (494kB)
2201141001_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (338kB)
2201141001_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (166kB)
2201141001_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
2201141001_BAB_V.pdf
Download (71kB)
2201141001_Daftar_Pustaka.pdf
Download (110kB)
2201141001_BAB_I.pdf
Download (256kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi Tari Gobuk dari
ritual menuju pertunjukan di Kabupaten Batubara. Analisis data berlandaskan teori
transformasi Sumaryono (2003) yang mencakup perubahan rupa fisik, fungsi, dan
makna. penelitian merujuk pada empat pilar transformasi utama yaitu transformasi
bentuk, fungsi, konteks dan makna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi di Sanggar Tari Yusda. Hasil penelitian
menunjukkan transformasi signifikan pada tari Gobuk, di mana terjadi pergeseran
orientasi dari nilai ritual menuju nilai estetika pertunjukan. Pertama, transformasi
bentuk yang terlihat pada stilasi gerak, musik, dan busana, pada aspek gerak,
motif sakral seperti elang balego dan gubang kini dikembangkan menjadi gerak
kreasi yang menonjolkan visual panggung, perubahan pada musik juga terlihat
pada penggunaan rekaman digital dengan efek modern menggantikan instrumen
langsung seperti gendang bano dan gong, sementara tata rias dan busana beralih
dari simbolisme sederhana menjadi lebih artistik demi daya tarik penonton.
Kedua, transformasi fungsi yang menjelaskan peralihan tarian dari sarana medisspiritual
menjadi sarana presentasi estetis. Ketiga, transformasi konteks yang
memotret perpindahan arena tari dari lingkungan ritual yang sakral menuju
panggung pertunjukan modern. Terakhir, transformasi nilai yang menjadi inti dari
proses desakralisasi, di mana makna spiritual dalam Tari Gobuk perlahan bergeser
menjadi nilai identitas budaya dan tontonan. Signifikansi perubahan ini
menegaskan adanya desakralisasi demi adaptasi budaya masyarakat Batubara,
guna memastikan warisan leluhur tetap relevan dan lestari dalam konteks zaman
modern.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Transformasi; Tari Gobuk; Ritual; Pertunjukan; Batubara |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure M Music and Books on Music > MT Instruction and study |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 03:12 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 03:12 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68896 |
