Kurniawan, Dimas (2026) Lansia Sebagai Ide Objek Penciptaan Relief Menggunaka Media Bubur Kertas. Undergraduate thesis, UNIMED.
2211151016_Cover.pdf
Download (339kB)
2211151016_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (486kB)
2211151016_Abstrak.pdf
Download (654kB)
2211151016_Kata_Pengantar.pdf
Download (467kB)
2211151016_Daftar_Isi.pdf
Download (585kB)
2211151016_Daftar_Gambar.pdf
Download (458kB)
2211151016_Daftar_Tabel.pdf
Download (438kB)
2211151016_BAB_I.pdf
Download (641kB)
2211151016_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
2211151016_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (966kB)
2211151016_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
2211151016_BAB_V.pdf
Download (584kB)
2211151016_Daftar_Pustaka.pdf
Download (586kB)
2211151016_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Lansia memiliki karakter fisik dan ekspresi visual yang khas sebagai hasil dari
proses penuaan alami. Perubahan bentuk wajah, tekstur kulit, serta ekspresi
emosional yang mendalam menjadikan lansia sebagai objek yang menarik untuk
diangkat dalam penciptaan karya seni, khususnya seni relief. Penelitian ini
bertujuan untuk mengeksplorasi objek lansia sebagai ide penciptaan karya seni
relief dengan menonjolkan karakter fisik, ekspresi, dan nilai kehidupan dengan
menggunakan media bubur kertas sebagai bahan alternatif seni yang ramah
lingkungan. Penulis memanfaatkan limbah kertas sebagai media daur ulang yang
ramah lingkungan dalam karya seni relief. Metode penciptaan karya seni yang
digunakan mengacu pada tahapan yang dijelaskan oleh Hedriyana, yang meliputi
lima tahap: persiapan, mengimajinasi (eksplorasi), pengembangan imajinasi
(Perancangan), dan pengerjaan (perwujudan). Dalam proses penciptaan, kesulitan
yang dihadapi selama proses penciptaan meliputi teknik pembentukan detail wajah
lansia yang kompleks, pengaturan komposisi agar tetap proporsional, serta
pengendalian tekstur agar tidak berlebihan. Selain itu, proses pengeringan bubur
kertas yang memerlukan waktu cukup lama juga menjadi tantangan tersendiri
dalam menjaga bentuk karya tetap stabil. Keunggulan dari penciptaan karya ini
terletak pada pemanfaatan media bubur kertas yang ekonomis, mudah dicari dan
mudah dibentuk, serta mampu menghasilkan tekstur yang unik, namun demikian,
terdapat beberapa kelemahan dalam penggunaan media ini, seperti daya tahan yang
relatif rendah terhadap kelembaban, dan memiliki resiko retak. penulis
merealisasikan 12 karya seni relief menggunakan media bubur kertas, di mana
setiap karya menampilkan karakter wajah lansia dengan bentuk visual yang
berbeda-beda.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Lansia; Relief; Bubur Kertas |
| Subjects: | N Fine Arts > NB Sculpture |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Rupa |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 08:26 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 08:26 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68634 |
