Nasution, Ahmad Zacky (2026) PENGARUH OTONOMI KERJA DAN AGILITAS PERUBAHAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT PELINDO MULTI TERMINAL BRANCH BELAWAN. Undergraduate thesis, Universitas Negeri Medan.
7223510008_Cover.pdf
Download (115kB)
7223510008_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (886kB)
7223510008_Abstrak.pdf
Download (297kB)
7223510008_Kata_Pengantar.pdf
Download (186kB)
7223510008_Daftar_Isi.pdf
Download (194kB)
7223510008_Daftar_Tabel.pdf
Download (104kB)
7223510008_Daftar_Gambar.pdf
Download (97kB)
7223510008_Daftar_Lampiran.pdf
Download (103kB)
7223510008_BAB_I.pdf
Download (804kB)
7223510008_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
7223510008_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (742kB)
7223510008_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
7223510008_BAB_V.pdf
Download (286kB)
7223510008_Daftar_Pustaka.pdf
Download (354kB)
7223510008_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Otonomi Kerja dan Agilitas Perubahan terhadap Kinerja Pegawai pada PT Pelindo Multi Terminal Branch Belawan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena masih belum optimalnya kinerja pegawai yang ditandai dengan kendala dalam pencapaian target kerja, koordinasi antar shift, serta adaptasi terhadap sistem dan prosedur baru pasca-merger perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Otonomi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 (< 0,05). Selain itu, Agilitas Perubahan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai signifikansi < 0,001. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat otonomi kerja dan kemampuan adaptasi pegawai terhadap perubahan, maka semakin tinggi pula kinerja yang dihasilkan. Secara simultan, hasil uji F menunjukkan bahwa Otonomi Kerja dan Agilitas Perubahan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai signifikansi < 0,001. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 91,5% menunjukkan bahwa variabel Otonomi Kerja dan Agilitas Perubahan mampu menjelaskan 91,5% variasi Kinerja Pegawai, sedangkan sisanya sebesar 8,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.
Secara teoritis, penelitian ini didasarkan pada Self-Determination Theory (SDT) yang menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan otonomi dalam meningkatkan motivasi intrinsik dan kinerja, serta Organizational Change Theory yang menjelaskan pentingnya kesiapan individu dalam menghadapi perubahan organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Otonomi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai, Agilitas Perubahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai, serta Otonomi Kerja dan Agilitas Perubahan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta menjadi masukan praktis bagi manajemen perusahaan dalam merancang strategi peningkatan kinerja melalui penguatan kemandirian kerja dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan organisasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Otonomi Kerja, Agilitas Perubahan, Kinerja Pegawai, Self-Determination Theory, Organizational Change Theory |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD4801 Labor. Work. Working class K Law > K Law (General) > K520 Comparative law. International uniform law > K3440 Civil service. Government officials and employees |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen |
| Depositing User: | Mr Brian Nicolas Rajagukguk |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 06:44 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 06:44 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68265 |
