Andini, Nabila Tri (2026) Analisis Kebutuhan Belajar UMKM Dodol Desa Bengkel Pasca Pembangunan Jalan Tol Lubuk Pakam Tebing. Undergraduate thesis, UNIMED.
1211171004_Cover.pdf
Download (121kB)
1211171004_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (347kB)
1211171004_Abstrak.pdf
Download (265kB)
1211171004_Kata_Pengantar.pdf
Download (265kB)
1211171004_Daftar_Isi.pdf
Download (214kB)
1211171004_Daftar_Tabel.pdf
Download (205kB)
1211171004_Daftar_Gambar.pdf
Download (174kB)
1211171004_Daftar_Lampiran.pdf
Download (174kB)
1211171004_BAB_I.pdf
Download (401kB)
1211171004_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (763kB)
1211171004_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (621kB)
1211171004_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
1211171004_BAB_V.pdf
Download (230kB)
1211171004_Daftar_Pustaka.pdf
Download (350kB)
1211171004_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan belajar pelaku Usaha
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dodol di Desa Bengkel, Kecamatan
Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, pasca pembangunan Jalan Tol Lubuk
Pakam–Tebing Tinggi. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi aspekaspek
kebutuhan belajar yang meliputi produksi, pengembangan produk,
pemasaran, pemanfaatan teknologi, legalitas usaha, dan keberlanjutan usaha
sebagai respon terhadap penurunan pendapatan dan perubahan pola pasar setelah
beroperasinya jalan tol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
deskriptif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
pelaku UMKM dodol di Desa Bengkel yang berjumlah 27 orang dan seluruhnya
dijadikan sebagai sampel (sampling jenuh). Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data
dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi dan
persentase untuk menggambarkan tingkat kebutuhan belajar pelaku UMKM. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM dodol Desa Bengkel memiliki
tingkat kebutuhan belajar yang tinggi pada berbagai aspek usaha. Kebutuhan
belajar yang paling dominan meliputi peningkatan efisiensi produksi, inovasi dan
variasi produk, pengemasan yang menarik, pemasaran konvensional dan digital,
peningkatan penjualan, penguatan merek (branding), keterampilan komunikasi,
pemanfaatan teknologi produksi, serta pemahaman tentang legalitas dan
keberlanjutan usaha. Kebutuhan-kebutuhan tersebut muncul sebagai upaya
adaptasi pelaku UMKM terhadap berkurangnya jumlah konsumen yang datang
langsung ke kawasan Pasar Bengkel setelah pembangunan jalan tol. Penelitian ini
menegaskan bahwa pemetaan kebutuhan belajar yang tepat merupakan langkah
penting dalam merancang program pemberdayaan UMKM yang efektif dan
berkelanjutan. Dengan adanya program pembelajaran yang sesuai dengan
kebutuhan nyata pelaku usaha, UMKM dodol di Desa Bengkel diharapkan
mampu meningkatkan daya saing, memperluas pasar, serta mempertahankan
keberlangsungan usahanya di tengah perubahan lingkungan ekonomi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Kebutuhan belajar; Pemberdayaan ekonomi; Usaha kecil menengah |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD2321 Industry > HD2340 Small and medium-sized businesses, artisans, handicrafts, trades H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD72 Economic growth, development, planning |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | Mrs Beatrix Nainggolan |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 06:08 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 06:08 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67575 |
