Lase, Lady Nasrani (2025) Bentuk Penyajian Tari Famalega Bolanafo sebagai Tari Penyambutan pada Masyarakat Nias di Kabupaten Nias. Undergraduate thesis, UNIMED.
2202141002_Cover.pdf
Download (29kB)
2202141002_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (130kB)
2202141002_Abstrak.pdf
Download (68kB)
2202141002_Kata_Pengantar.pdf
Download (116kB)
2202141002_Daftar_Isi.pdf
Download (11kB)
2202141002_Daftar_Gambar.pdf
Download (3kB)
2202141002_Daftar_Tabel.pdf
Download (4kB)
2202141002_Daftar_Lampiran.pdf
Download (3kB)
2202141002_BAB_I.pdf
Download (142kB)
2202141002_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (153kB)
2202141002_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (103kB)
2202141002_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
2202141002_BAB_V.pdf
Download (70kB)
2202141002_Daftar_Pustaka.pdf
Download (70kB)
2202141002_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian tari Famalega
Bolanafo sebagai tari penyambutan pada masyarakat Nias di Kabupaten Nias.
Teori yang digunakan yaitu teori Bentuk penyajian tari Utomo (2007: 207)
menyatakan terdapat lima elemen pokok dalam bentuk penyajian tari, yaitu: a)
gerak, yang meliputi mozizio (berdiri), mohombo (terbang), lafabuku (bungkuk),
famalega (mengayun), fangowai (menyapa), fame afo (memberikan sirih), b)
iringan atau musik seperti Gondra, faritia untuk mengiringi aramba, dipadu
dengan lagu khas“He ira ama, he mi tema nafo awo mbago”, c) tata rias dan
busana dengan menggunakan meragembo faoma bu ra lahaogo serta pemakaian
aksesoris seperti baru hada, bala hogo, gala danga, dan naya, d) tempat
pertunjukan yang biasanya dilakukan di gedung atau halaman rumah pengantin
dalam acara pernikahan, dan e) properti tradisional seperti afo (sirih) yang terbuat
dari bahan tawuo (daun sirih), betua (kapur), gambe (gambir), dan lainnya, turut
melengkapi pertunjukan.. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara
dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data Miles
and Huberman (1992: 16), yaitu, pengumpulan data, penyajian data, reduksi data,
dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk
penyajian tari Famalega Bolanafo mencerminkan nilai-nilai tradisional Nias,
seperti keramahan, keharmonisan, dan penghormatan, melalui gerakan yang kaya
makna budaya, seperti iringan musik tradisional, tata rias dan busana dengan
property yang digunakan mengikuti tradisi Nias yang kemudian dipersembahkan
di gedung atau halaman rumah pengantin.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Penyajian; Tari; Tradisional; Famalega Bolanafo; Nias |
| Subjects: | N Fine Arts > NX Arts in general |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 03:16 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 03:16 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66553 |
