Fressia, Marisa (2026) Analisis Hasil Perendaman Kain Menggunakan Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L) Di Rumah Batik Jshibori Binjai. Undergraduate thesis, UNIMED.
5193143015_Cover.pdf
Download (87kB)
5193143015_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (592kB)
5193143015_Abstrak.pdf
Download (63kB)
5193143015_Kata_Pengantar.pdf
Download (177kB)
5193143015_Daftar_Isi.pdf
Download (270kB)
5193143015_Daftar_Tabel.pdf
Download (188kB)
5193143015_Daftar_Gambar.pdf
Download (138kB)
5193143015_Daftar_Lampiran.pdf
Download (112kB)
5193143015_BAB_I.pdf
Download (219kB)
5193143015_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5193143015_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (908kB)
5193143015_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (908kB)
5193143015_BAB_V.pdf
Download (112kB)
5193143015_Daftar_Pustaka.pdf
Download (255kB)
5193143015_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan pewarna tekstil alami yang ramah lingkungan. Salah satu bahan alami yang berpotensi digunakan adalah kayu secang yang mengandung brazilin yang jika di ekstraksi akan menghasilkan warna merah khas. Namun hasil pewarnaan yang diperoleh seringkali dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah lama waktu perendaman. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi waktu perendaman terhadap hasil pewarnaan kain mori primissima menggunakan ekstrak kayu secang. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Objek pada penelitian ini adalah kain yang berjumlah 15 helai. Teknik pengumpulan data berupa lembar pengamatan yang akan diamati oleh observer yang terdiri dari 3 orang yang ahli didalam bidang tekstil. Rentang skor penilaian yang diberikan ialah 4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup baik. 1 = kurang baik. Teknik analisa data yang digunakan ialah uji kesepakatan pengamat. Dengan pengujian hipotesis menggunakan uji Kruskall-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh variasi waktu perendaman terhadap hasil warna kain menggunakan ekstrak kayu secang yang signifikan. Hasil warna dari perendaman kain menggunakan ekstrak kayu secang dengan fiksasi tawas variasi waktu perendaman 12 jam mendapatkan rata-rata nilai 3,7 menghasilkan warna Light Salmon, perendaman kain menggunakan ekstrak kayu secang dengan fiksasi tawas variasi waktu perendaman 18 jam mendapatkan rata rata nilai 3,7 menghasilkan warna Burnt Coral, dan perendaman kain menggunakan ekstrak kayu secang dengan fiksasi tawas variasi waktu perendaman 24 jam mendapatkan rata-rata nilai 3,9 menghasilkan warna Spieed Red. Dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan waktu perendaman pada kain menghasilkan perbedaan warna pada setiap kain. Semakin lama waktu perendaman, akan menghasilkan warna kain yang lebih pekat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Kayu Secang; Warna; Perendaman; Waktu |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD2321 Industry > HD2340 Small and medium-sized businesses, artisans, handicrafts, trades T Technology > TT Handicrafts Arts and crafts |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Tata Busana |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 06:08 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 06:08 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69339 |
