Farahdiba, Anggita (2026) Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Teknik Cognitive Restructuring untuk Meminimalisir Nomophobia Siswa SMA Negeri 5 Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
1222151001_Cover.pdf
Download (181kB)
1222151001_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (599kB)
1222151001_Abstrak.pdf
Download (260kB)
1222151001_Kata_Pengantar.pdf
Download (283kB)
1222151001_Daftar_Isi.pdf
Download (280kB)
1222151001_Daftar_Tabel.pdf
Download (163kB)
1222151001_Daftar_Gambar.pdf
Download (160kB)
1222151001_Daftar_Lampiran.pdf
Download (163kB)
1222151001_BAB_I.pdf
Download (510kB)
1222151001_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (904kB)
1222151001_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (693kB)
1222151001_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
1222151001_BAB_V.pdf
Download (272kB)
1222151001_Daftar_Pustaka.pdf
Download (293kB)
1222151001_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok teknik cognitive restructuring untuk meminimalisir nomophobia pada siswa kelas X-9 SMA Negeri 5 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X-9 SMA Negeri 5 Medan yang berjumlah 32 siswa. Melalui teknik purposive sampling, diperoleh 8 siswa yang memiliki tingkat nomophobia tinggi sebagai subjek penelitian. Data penelitian dikumpulkan menggunakan angket nomophobia yang berjumlah 25 item pernyataan yang telah valid dan reliabel. Angket diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan layanan konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat apakah terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian layanan konseling kelompok teknik cognitive restructuring dalam meminimalisir nomophobia. Hasil perhitungan menunjukkan skor rata-rata pre-test pada kelompok eksperimen sebesar 82,25 sedangkan skor rata-rata post-test diperoleh sebesar 39,63. Hasil uji jenjang Wilcoxon diperoleh Jhitung = 9 sedangkan Jtabel = 4. Dari tabel nilai kritis J untuk uji jenjang bertanda Wilcoxon dengan N = 8 pada taraf signifikansi α = 0,05, sesuai kriteria penerimaan dan penolakan hipotesis, hipotesis diterima apabila Jhitung > Jtabel, dimana 9 > 4, artinya hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh layanan konseling kelompok teknik cognitive restructuring dalam meminimalisir nomophobia pada siswa kelas X-9 SMA Negeri 5 Medan Tahun Ajaran 2025/2026.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Bimbingan konseling; Kecemasan berlebihan; Siswa SMA |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling |
| Depositing User: | Mrs Beatrix Nainggolan |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 05:17 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 05:17 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69124 |
