Br Sebayang, Ira Krisna (2025) Perubahan Esensi Adu Perkolong-kolong Pada Upacara Kerja Tahun Masyarakat Karo Di Desa Saribu Jandi. Undergraduate thesis, UNIMED.
2203342024_Cover.pdf
Download (69kB)
2203342024_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (288kB)
2203342024_Abstrak.pdf
Download (47kB)
2203342024_Kata_Pengantar.pdf
Download (117kB)
2203342024_Daftar_Isi.pdf
Download (67kB)
2203342024_Daftar_Gambar.pdf
Download (44kB)
2203342024_Daftar_Lampiran.pdf
Download (43kB)
2203342024_BAB_I.pdf
Download (221kB)
2203342024_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (340kB)
2203342024_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (104kB)
2203342024_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (985kB)
2203342024_BAB_V.pdf
Download (64kB)
2203342024_Daftar_Pustaka.pdf
Download (46kB)
2203342024_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (224kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui bentuk Adu Perkolong-kolong pada
kerja tahun masyrakatKaro di Desa Saribu Jandi.Untuk mengetahui fungsi Adu
Perkolong-kolong pada upacara kerja tahun masyarakat Karo di Desa Saribu
Jandi. Untuk mengetahui perubahan Esensi Adu Perkolong-kolong pada
upacara kerja tahun masyarakat Karo di Desa Saribu Jandi. Landasan teori dalam
penelitian ini membahas tentang Perubahan Esensi Adu Perkolong-kolong pada
Kerja Tahun di Desa Saribu Jandi, Penelitian ini dilakukan di Desa Saribu Jandi
Mulai Bulan April sampai bulan Juni 2024. Penelitian ini memiliki populasi yakni
semua masyarakat Desa Saribu Jandi yang hadir di Upacara Kerja Tahun. Metode
Penelitian yang digunakan adalah metode Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan
adalah obervasi, wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian ini diperoleh
beberapa hasil penelitian terhadap Perubahan Adu Perkolong-kolong pada upacara
kerja tahun Masyarakat Karo diantaranya perubahan Adu Perkolong-kolong pada
Zaman Postmodern dan Zaman Modern yaitu kebiasaan yang dilakukan Perkolongkolong
pada Zaman Gendang Lima Sendalanen sebagai pengiring Adu. Beberapa
kebiasaan itu ialah Tidak ada ketentuan nada yang disepakati antara pemusik dan
perkolong-kolong, Tarian perkolong-kolong zaman post modern secara langkah
kaki dan ayunan tangan mementingkan kelihayan mereka dalam menari sesuai
dengan menggunakan endek simalungun rayat (hentakan kaki yang dilakukan
berulang dengan mengikuti tempo lagu), Senda gurauan masih menggunakan isi
dari lagu menjadi sebuah lelucon yang saling berbalas-balasan, Secara penampilan
era postmodern dimulai dari pakaian wanita hanya cukup kebaya dan rok yang
dipadu padankan dengan uisnipes sedangkan pria lebih banyak menggukan baju
batik dan dipadu padankan dengan celana serta sarung yang diabitkkan,
selanjutnya Perubahan Pada Zaman Gendang Lima Sendalanen dan Kulcapi.
Biasanya Ansambel ini memakai sarune sebagai pembawa melodi, namun seiring
berjalannya waktu terbitlah kulcapi sebagai pembawa melodi tambahan pada
ansambel gendang lima sendalanan. Gendang Keyboard diprakarsai oleh Djasa
Tarigan yang menjadi popular karena dapat menirukan alat musik karo atau
Imitasi. Di Zaman Gendang Keyboard perkembangan musik Karo menjadi luas
tidak hanya mencakup lagu Tradisi saja namun sudah sampai ke Manca Negara,
secara Reportoar sudah banyak menggunakan lagu Modern secara tarian juga
sudah berkembang, masuknya istrumen keyboard menambah semaraknya
pertunjukkan dan masalah etika yang tidak diperhatikan lagi bagi sebagian besar
muda-mudi Karo sebagai penerus budaya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Perubahan; Esensi; Adu Perkolong-Kolong |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure M Music and Books on Music > ML Literature on music |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Musik |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 02:50 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 02:50 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68927 |
