Hasibuan, Mustafa Kamil (2026) Ansambel Musik Qoria Dalam Acara Pesta Perkawinan di Kabupaten Padang Lawas. Undergraduate thesis, UNIMED.
2202142002_Cover.pdf
Download (35kB)
2202142002_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (256kB)
2202142002_Kata_Pengantar.pdf
Download (168kB)
2202142002_Abstrak.pdf
Download (25kB)
2202142002_Daftar_Isi.pdf
Download (61kB)
2202142002_Daftar_Gambar.pdf
Download (313kB)
2202142002_Daftar_Tabel.pdf
Download (200kB)
2202142002_BAB_I.pdf
Download (409kB)
2202142002_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (528kB)
2202142002_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (294kB)
2202142002_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (829kB)
2202142002_BAB_V.pdf
Download (44kB)
2202142002_Daftar_Pustaka.pdf
Download (245kB)
2202142002_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penyajian, fungsi, dan makna
ansambel musik qoria dalam acara pesta pernikahan di Kabupaten Padang Lawas.
Teori yang digunakan adalah teori bentuk penyajian, teori fungsi musik dan teori
makna. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan
dokumentasi. Metode kualitatif lebih dianggap cocok dalam penelitian budaya
karena dalam penelitian budaya lebih diutamakan kajian yang naturalistik. Dengan
metode ini peneliti dapat mengungkapkan fenomena budaya dengan kompleks.
Hasil penelitian membuktikan bahwa. (1) Penyajian ansambel musik qoria dalam
acara pesta pernikahan di Kabupaten Padang Lawas memiliki 6 unsur yaitu waktu
penyajian, tempat penyajian, formasi penyajian, jumlah pemain, instrument musik
qoria dan pola permainan. (2) Fungsinya sebagai sarana komunikasi, pengungkapan
emosional, sarana hiburan, pengintegrasian masyarakat, sarana ekonomi,
fungsi perlambangan, kesinambungan kebudayaan, reaksi jasmani dan
penghayatan estetika. (3) Makna yang terkandung adalah makna subjektif
masyarakat padang lawas menganggap bahwa lirik lagu pada pernikahan
merupakan suatu nasihat dan pesan yang di sampaikan kepada generasi muda yang
ingin menikah. Sedangkan makna objektif adalah sebuah tanda bahwa kesakralan
sebuah tradisi merupakan suatu fakta hal tersebut menjadi tradisi murni yang dijaga
dan diwariskan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Ansambel; Musik qoria; pernikahan; padang lawas; budaya |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahai Faith. Theosophy, etc. M Music and Books on Music > ML Literature on music |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Musik |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 02:45 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 02:45 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68537 |
