Saragih, Mark Stevan Marcelino (2026) Metode Tutorial Sebaya Pada Ekstrakulikuler Musik Tradisional Batak Toba Di Smp Adhyaksa Kota Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
2213142030_Cover.pdf
Download (31kB)
2213142030_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (251kB)
2213142030_Kata_Pengantar.pdf
Download (148kB)
2213142030_Abstrak.pdf
Download (48kB)
2213142030_Daftar_Isi.pdf
Download (46kB)
2213142030_Daftar_Gambar.pdf
Download (43kB)
2213142030_Daftar_Lampiran.pdf
Download (43kB)
2213142030_BAB_I.pdf
Download (337kB)
2213142030_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (515kB)
2213142030_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (222kB)
2213142030_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (421kB)
2213142030_BAB_V.pdf
Download (45kB)
2213142030_Daftar_Pustaka.pdf
Download (205kB)
2213142030_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (656kB)
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui penggunaan Metode tutorial
sebaya dalam ekstrakulikuler musik tradisional Batak Toba pada SMP Adhyaksa
Medan. 2) Untuk mengetahui kemampuan siswa dalam ekstrakulikuler musik
tradisonal Batak Toba dengan menggunakan metode tutorial sebaya pada SMP
Adhyaksa Medan. 3) Untukmengetahui kendala siswa dalam dalam ekstrakulikuler
musik Batak Toba dengan menggunakan metode tutorial sebaya pada pada SMP
Adhyaksa Medan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Metode,
Tutorial, Sebaya, Tutorial Sebaya, Ekstrakulikuler, Musik Tradisional Batak Toba,
Unsur Musik, Kemampuan, Kendala. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif
deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Penerapan metode tutorial sebaya
dilaksanakan melalui tiga tahapan pembelajaran, yaitu metode demonstrasi pada
pertemuan pertama, metode tanya jawab pada pertemuan kedua, dan metode latihan
(drill) pada pertemuan ketiga. Dalam pelaksanaannya, siswa yang lebih mahir
berperan sebagai tutor untuk membimbing teman sebayanya dalam memainkan alat
musik taganing, garantung, dan ogung. Metode ini mampu menciptakan suasana
belajar yang lebih santai, komunikatif, dan tidak menegangkan, sehingga siswa
lebih berani bertanya dan mencoba. Tutor sebaya juga menunjukkan kesabaran dan
kepedulian dalam membantu temannya memahami teknik permainan dan pola lagu.
2) Kemampuan siswa mengalami peningkatan yang cukup signifikan setelah
diterapkannya metode tutorial sebaya. Peningkatan terlihat pada aspek teknik
bermain alat musik, penguasaan ritme dan melodi, kestabilan tempo, serta
kekompakan kelompok. Siswa mulai mampu memainkan lagu Sinanggar Tulo
secara lebih utuh dan terkoordinasi. Selain itu, sikap belajar siswa juga mengalami
perubahan positif, seperti meningkatnya motivasi, keberanian tampil, rasa percaya
diri, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok. 3) Kendala yang ditemukan
dalam pembelajaran meliputi kendala eksternal dan internal. Kendala eksternal
berupa keterbatasan fasilitas, seperti tidak tersedianya alat pengeras suara dan
keterbatasan jumlah instrumen. Kendala internal meliputi kurangnya kedisiplinan
waktu siswa, suasana latihan yang kurang kondusif, masih adanya siswa yang
belum menguasai materi sebelumnya, serta tingkat kehadiran yang belum stabil.
Kendala-kendala tersebut berdampak pada efektivitas waktu latihan dan kelancaran
proses pembelajaran.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Metode; Tutorial; Sebaya; Musik; Tradisional |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools M Music and Books on Music > ML Literature on music |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Musik |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 02:30 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 02:30 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68535 |
