SIMAMORA, DERSIN HERNIKA (2026) MAKNA MARUNING-UNINGAN (GONDANG HASAPI) DALAM TRADISI PERNIKAHAN BATAK TOBA DI KECAMATAN SIJAMAPOLANG KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN. Undergraduate thesis, UNIMED.
2222442005_Cover.pdf
Download (32kB)
2222442005_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (297kB)
2222442005_Abstrak.pdf
Download (70kB)
2222442005_Kata_Pengantar.pdf
Download (202kB)
2222442005_Daftar_Isi.pdf
Download (88kB)
2222442005_Daftar_Gambar.pdf
Download (49kB)
2222442005_Daftar_Tabel.pdf
Download (46kB)
2222442005_Daftar_Lampiran.pdf
Download (48kB)
2222442005_BAB_I.pdf
Download (263kB)
2222442005_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (752kB)
2222442005_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (343kB)
2222442005_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
2222442005_BAB_V.pdf
Download (104kB)
2222442005_Daftar_Pustaka.pdf
Download (91kB)
2222442005_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian dan makna
maruning-uningan (gondang hasapi) dalam tradisi pernikahan Batak Toba di
Kecamatan Sijamapolang, Kabupaten Humbang Hasundutan. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data
dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan narasumber
yang terdiri atas parsinabul, pemain musik, dan orangtua, serta dokumentasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyajian maruning-uningan memiliki
struktur yang terorganisir secara sistematis, meliputi tiga tahapan utama, yaitu tahap
pembukaan, tahap inti, dan tahap penutupan. Repertoar gondang dalam pertunjukan
terdiri dari tujuh gondang yang tersusun secara berurutan dan tidak dapat
dipertukarkan, yakni Gondang Mangalu-aluhon, Gondang Mula-mula, Gondang
Somba, Gondang Sahala, Gondang Liat-liat, Gondang Sampur Marmeme, dan
Gondang Hasahatan Sitio-tio. Adapun makna yang terkandung dalam maruninguningan
mencakup makna hiburan, makna spiritual dan keagamaan, makna sosial,
makna harapan dan doa, serta makna sebagai iringan tortor. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa maruning-uningan bukan sekadar hiburan, melainkan
merupakan tradisi yang sarat nilai budaya, spiritual, dan sosial dalam kehidupan
masyarakat Batak Toba.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Maruning-uningan; Gondang Hasapi; Tradisi Pernikahan; Batak Toba; Makna Budaya |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology M Music and Books on Music > ML Literature on music |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Musik |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 06:50 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 06:51 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68451 |
