Siregar, Febry Azmiana (2026) Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Dengan Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Ditinjau dari Daya Juang Siswa SMP. Masters thesis, UNIMED.
8236171004_Cover.pdf
Download (178kB)
8236171004_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (398kB)
8236171004_Abstrak.pdf
Download (373kB)
8236171004_Kata_Pengantar.pdf
Download (281kB)
8236171004_Daftar_Isi.pdf
Download (365kB)
8236171004_Daftar_Tabel.pdf
Download (383kB)
8236171004_Daftar_Gambar.pdf
Download (272kB)
8236171004_Daftar_Lampiran.pdf
Download (224kB)
8236171004_BAB_I.pdf
Download (878kB)
8236171004_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
8236171004_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
8236171004_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
8236171004_BAB_V.pdf
Download (386kB)
8236171004_Daftar_Pustaka.pdf
Download (680kB)
8236171004_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (913kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) tingkat kemampuan berpikir kreatif matematis siswa setelah diberi pembelajaran dengan model Pembelajaran Berbasis Masalah ditinjau dari daya juang siswa; (2) kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal kemampuan berpikir kreatif matematis.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 28 siswa kelas VIII-B SMP Adhyaksa Medan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kreatif matematis, angket daya juang siswa, dan wawancara. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan mengelompokkan kemampuan siswa berdasarkan kategori daya juang climber, camper, dan quitter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis siswa setelah pembelajaran dengan model PBL bervariasi. Dari 28 siswa terdapat 3 siswa (10,71%) sangat kreatif, 4 siswa (14,29%) kreatif, 6 siswa (21,43%) cukup kreatif, 10 siswa (35,71%) kurang kreatif, dan 5 siswa (17,86%) sangat kurang kreatif. Jika ditinjau dari daya juang, pada kategori climber terdapat 9 siswa (32,14%) yang terdiri atas 4 siswa cukup kreatif, 3 siswa kreatif, dan 2 siswa sangat kreatif. Pada kategori camper terdapat 12 siswa (42,86%), yaitu 2 siswa sangat tidak kreatif, 6 siswa kurang kreatif, 2 siswa cukup kreatif, 1 siswa kreatif, dan 1 siswa sangat kreatif. Sementara itu, pada kategori quitter terdapat 7 siswa (25%) yang terdiri atas 3 siswa sangat tidak kreatif dan 4 siswa kurang kreatif. Selain itu, kesulitan siswa juga berbeda pada setiap kategori daya juang. Siswa climber mengalami kesulitan pada indikator originality, siswa camper pada indikator originality dan elaboration, sedangkan siswa quitter mengalami kesulitan pada seluruh indikator yaitu fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi daya juang siswa maka semakin baik kemampuan berpikir kreatif matematisnya.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | 510.71 Sir p |
| Keywords: | Kemampuan Berpikir Kreatif, Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Daya Juang, Kesulitan Siswa. |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education > LB2361 Curriculum Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika - (S2) |
| Depositing User: | Mrs Catur Dedek Khadijah |
| Date Deposited: | 09 Aug 2026 15:17 |
| Last Modified: | 09 Aug 2026 15:17 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68415 |
