Firmansyah, Ade (2025) Pengembangan E-Modul Dasar-Dasar Alat Ukur Menggunakan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) di Kelas X SMK Swasta Pelita Tri Mandiri. Undergraduate thesis, UNIMED.
5183122026_Cover.pdf
Download (233kB)
5183122026_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (1MB)
5183122026_Abstrak.pdf
Download (312kB)
5183122026_Kata_Pengantar.pdf
Download (430kB)
5183122026_Daftar_Isi.pdf
Download (379kB)
5183122026_Daftar_Tabel.pdf
Download (263kB)
5183122026_Daftar_Gambar.pdf
Download (263kB)
5183122026_Daftar_Lampiran.pdf
Download (265kB)
5183122026_BAB_I.pdf
Download (427kB)
5183122026_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5183122026_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (483kB)
5183122026_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5183122026_BAB_V.pdf
Download (285kB)
5183122026_Daftar_Pustaka.pdf
Download (382kB)
5183122026_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengembangan, validitas, dan keefektifan E-Modul Dasar-Dasar Alat Ukur berbasis model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas X SMK Swasta Pelita Tri Mandiri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan mengadopsi model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Prosedur pengembangan dimodifikasi dalam delapan tahap, yaitu: identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, perancangan desain, validasi ahli, revisi, uji coba pengguna, revisi akhir, dan produk akhir berupa E-Modul siap pakai. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Hasil validasi dari ahli materi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 72,64% (kategori “Layak”), sedangkan validasi dari ahli media memperoleh skor 77,38% (kategori “Sangat Layak”). Uji coba kelayakan oleh 24 siswa menghasilkan penilaian rata-rata sebesar 78,34%, yang tergolong dalam kategori “Sangat Layak”. Pada aspek ketertarikan diperoleh persentase 77,95%, isi materi 75,15%, dan kebahasaan 81,94%. Efektivitas E-Modul diukur melalui tes hasil belajar setelah proses pembelajaran. Rata-rata nilai siswa mencapai 83,25, dengan 89% siswa berhasil melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75. Hasil ini menunjukkan bahwa E-Modul mampu meningkatkan pemahaman siswa secara mandiri serta memberikan dampak positif terhadap hasil belajar. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa E-Modul Dasar Dasar Alat Ukur yang dikembangkan dengan pendekatan Project Based Learning sangat layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran teknik kendaraan ringan. Penggunaan E-Modul ini direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan di SMK.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | E-Modul; Project Based Learning; hasil belajar; alat ukur; SMK |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB3011 School management and discipline > LB3050 Educational tests, measurements, evaluations and examinations |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Mesin |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 01:57 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 01:57 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67909 |
