Tampubolon, Lydia Santi (2025) Hubungan Gaya Hidup Sedentari dan Screen time dengan Status Gizi pada Siswa di SMPS Katolik Budi Murni 1 Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
5213540007_Cover.pdf
Download (237kB)
5213540007_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (703kB)
5213540007_Abstrak.pdf
Download (300kB)
5213540007_Kata_Pengantar.pdf
Download (312kB)
5213540007_Daftar_Isi.pdf
Download (202kB)
5213540007_Daftar_Tabel.pdf
Download (234kB)
5213540007_Daftar_Lampiran.pdf
Download (234kB)
5213540007_BAB_I.pdf
Download (528kB)
5213540007_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (871kB)
5213540007_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (891kB)
5213540007_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5213540007_BAB_V.pdf
Download (331kB)
5213540007_Daftar_Pustaka.pdf
Download (377kB)
5213540007_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Remaja adalah kelompok yang sangat rentan terhadap permasalahan gizi.
Masalah gizi yang terjadi di remaja diantaranya seperti gizi lebih maupun gizi
kurang. Perubahan status gizi dapat dipengaruhi oleh gaya hidup sedentari dan
screen time. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya hidup
sedentari dan screen time dengan status gizi pada siswa di SMPS Katolik Budi
Murni 1 Medan.
Penelitian ini dilaksanakan di SMPS Katolik Budi Murni 1 Medan
dilaksanakan pada bulan April – Mei 2025. Penelitian ini menggunakan desain
cross sectional. Populasi penelitian ini adalah siswa SMPS Katolik Budi Murni 1
Medan dengan total siswa sebanyak 363 orang. Teknik pengambilan sampel dengan
cluster random sampling dengan total sampel 85 responden. Teknik pengumpulan
data menggunakan kuesioner Adolescent Sedentary Activity Questionnaire
(ASAQ). Status gizi diperoleh dari pengukuran antropometri yaitu penimbangan
berat badan dan pengukuran tinggi badan. Teknik analisis data menggunakan
deskripsi data, Uji Rank Spearman dan Uji Regresi Logistik.
Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan
signifikan antara gaya hidup sedentari dengan status gizi, dengan nilai koefisien
korelasi yaitu r =0.531 dan p-value = 0.000. Artinya bahwa semakin tinggi durasi
gaya hidup sedentari maka semakin tinggi resiko seseorang mengalami peningkatan
skor status gizi. Untuk variabel screen time, memiliki hubungan yang positif dan
signifikan dengan status gizi sehingga didapatkan nilai koefisien korelasi yaitu r =
0.233 dan p-value = 0.032. Berdasarkan hasil tersebut memiliki arti bahwa semakin
tinggi durasi screen time maka semakin tinggi resiko seseorang mengalami
peningkatan skor status gizi. Hasil Uji Regresi Logistik menunjukan terdapat
hubungan gaya hidup sedentari dengan status gizi dengan p-value = 0,019 yang
memiliki arti bahwa remaja dengan gaya hidup sedentari yang tinggi berpeluang
1,453 kali lebih besar mengalami status gizi lebih dibandingkan dengan yang
memiliki gaya hidup sedentari rendah. Variabel screen time dengan status gizi
diperoleh p-value 0,370, yang memiliki arti tidak ada hubungan antara variabel
screen time dengan status gizi. Persamaan regresi logistik yang diperoleh yaitu Y
= - 4,169 + 0,374 (Gaya Hidup Sedentari) + 0,003 (Screen time).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | status gizi, gaya hidup sedentari, screen time |
| Subjects: | T Technology > TX Home economics > TX341 Nutrition. Foods and food supply |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Susiani Susiani |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 09:07 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 09:07 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67230 |
