Khairani, Fitri (2026) Pengaruh Jumlah Fiksasi Tunjung Terhadap Konsentrasi Warna Biji Pinang (Areca Catechu L) Dengan Teknik Batik Cap. Undergraduate thesis, UNIMED.
5203143008_Cover.pdf
Download (40kB)
5203143008_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (309kB)
5203143008_Abstrak.pdf
Download (358kB)
5203143008_Kata_Pengantar.pdf
Download (372kB)
5203143008_Daftar_Isi.pdf
Download (381kB)
5203143008_Daftar_Tabel.pdf
Download (355kB)
5203143008_Daftar_Gambar.pdf
Download (212kB)
5203143008_Daftar_Lampiran.pdf
Download (236kB)
5203143008_BAB_I.pdf
Download (362kB)
5203143008_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5203143008_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5203143008_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5203143008_BAB_V.pdf
Download (227kB)
5203143008_Daftar_Pustaka.pdf
Download (419kB)
5203143008_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Penggunaan pewarna sintetis dalam proses produksi tekstil masih sangat dominan karena dianggap lebih praktis, cepat, serta menghasilkan warna yang kuat dan seragam, namun, di sisi lain, pewarna sintetis memiliki dampak negatif terhadap kesehatan pengrajin, seperti menimbulkan iritasi kulit, gatal, hingga dermatitis akibat paparan bahan kimia secara terus-menerus, serta berdampak buruk terhadap lingkungan melalui limbah cair yang mencemari perairan. Kondisi ini menuntut adanya upaya pengembangan alternatif pewarna yang lebih aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, salah satunya melalui pemanfaatan pewarna alami yang berasal dari sumber daya hayati local yaitu dengan penggunaan pewarna alami biji pinang (Areca catechu L),biji pinang (Areca catechu L) dipilih karena mudah diperoleh, ramah lingkungan, serta masih jarang dimanfaatkan untuk pewarna alam tekstil oleh masyarakat. Penggunaan pewarna alam membutuhkan fiksasi sebagai pengikat warna yaitu salah satunya tunjung.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh konsentrasi warna biji (Areca catechu L) dengan fiksasi tunjung 50 gram, 100 gram dan 150 gram pada batik cap. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan perlakuan variasi jumlah fiksasi tunjung 50 gram, 100 gram, dan 150 gram. Sampel yang digunakan batik cap berbahan mori primisima, masing – masing 10 sampel untuk setiap kelompok perlakuan. Penelitian dilaksanakan di Rumah Batik JShibori Binjai pada bulan Mei 2025. Data dikumpulkan melalui observasi, menggunakan lembar pengamatan oleh tiga orang ahli pengamat dibidang tekstil berdasarkan aspek arah warna, kecerahan warna, intensitas warna, kerataan warna, kejelasan motif, dan kebersihan kain. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan Anova satu arah (one away anova). Hasil uji persyaratan yaitu uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal karena masing-masing nilai (Sig) > 0,05. Uji homogenitas menunjukkan data homogen karena nilai (Sig) > 0,05. Uji hipotesis dengan kriteria nilai probabilitas < 0,05. Nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis diterima. Berdasarkan ketiga variasi, penggunaan fiksasi tunjung sebanyak 150 gram menghasilkan warna cedar brown dengan daya serap warna yang paling baik, warna lebih merata, lebih tajam, serta motif yang lebih jelas dibandingkan penggunaan fiksasi 100 gram menghasilkan warna taupe brown maupun 50 gram menghasilkan warna stucco brown.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Pewarna alami; Biji Pinang; Fiksasi Tunjung; Batik Cap |
| Subjects: | T Technology > TT Handicrafts Arts and crafts > TT490 Clothing manufacture. Dressmaking. Tailoring |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Tata Busana |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 05:34 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 05:34 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67088 |
