Sihombing, Engellin Marinar (2016) Kesiapan Sekolah Dalam Penerapan Pendidikan Inklusi Bagi ABK Tingkat Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Di Kota Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
1213351002_Cover.pdf
Download (45kB)
1213351002_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (551kB)
1213351002_Abstrak.pdf
Download (127kB)
1213351002_Kata_Pengantar.pdf
Download (430kB)
1213351002_Daftar_Isi.pdf
Download (147kB)
1213351002_Daftar_Tabel.pdf
Download (59kB)
1213351002_Daftar_Gambar.pdf
Download (32kB)
1213351002_Daftar_Lampiran.pdf
Download (32kB)
1213351002_BAB_I.pdf
Download (315kB)
1213351002_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (794kB)
1213351002_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (601kB)
1213351002_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
1213351002_BAB_V.pdf
Download (179kB)
1213351002_Daftar_Pustaka.pdf
Download (127kB)
1213351002_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan sekolah dalam penerapan pendidikan inklusi di Kota Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analisis data deskriptif yang dilaksanakan di Sekolah
Menengah Atas yang terdata dalam BPMP memiliki peserta didik anak berekebutuhan khusus dan merupakan sekolah inklusi di Kota Medan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen angket. Teknik analisis data menggunakan statistik diskriptif dan penyajian data menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tingkat kesiapan sekolah dalam penerapan pendidikan inklusi di SMA Negeri Kota Medan sangat bervariasi
antar satu sekolah dengan sekolah lainya. Nilai kesiapan SMA Negeri di Kota Medan antara 50%-73,9% dengan rata-rata keseluruhan 60,6 yang berada pada kategori siap potensial. 2) Tingkat Kesiapan SMA Negeri di Kota Medan dalam
penerapan pendidikan inklusi berdasarkan aspek manajemen (70,8%) dan tenaga pendidik (65,4%) menunjukkan kesiapan tinggi karena adanya kepemimpinan kuatdan keterlibatan guru. Aspek peserta didik, kurikulum, dan pembelajaran (58–63%)
menunjukkan kesiapan sedang, karena implementasi masih terbatas. Aspek pendanaan (55,6%) dan dukungan lingkungan (52,3%) merupakan aspek palingrendah, karena kurangnya dukungan struktural dan sosial. Berdasarkan hal ini, Kota
Medan secara umum berada pada fase implementasi awal, di mana beberapa sekolah sudah menunjukkan kesiapan nyata tetapi belum merata di seluruh satuan
pendidikan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Kesiapan Sekolah; Pendidikan Inklusi; Sekolah berkebutuhan khusus |
| Subjects: | L Education > LC Special aspects of education > LC3950 Exceptional children and youth. Special education L Education > LC Special aspects of education > LC3950 Exceptional children and youth. Special education > LC4001 Children and youth with disabilities. Learning disabled children and youth |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling |
| Depositing User: | Mrs Beatrix Nainggolan |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 03:49 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 03:49 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66839 |
