Jessica, Ruth Yohana DUAL IDENTITY PADA AKUN INSTAGRAM: STUDI KASUS MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MEDAN. Undergraduate thesis, UNIMED.
3212422005_Cover.pdf
Download (12kB)
3212422005_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (188kB)
3212422005_Abstrak.pdf
Download (7kB)
3212422005_Kata_Pengantar.pdf
Download (79kB)
3212422005_Daftar_Isi.pdf
Download (17kB)
3212422005_Daftar_Gambar.pdf
Download (8kB)
3212422005_BAB_I.pdf
Download (22kB)
3212422005_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
3212422005_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (123kB)
3212422005_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (486kB)
3212422005_BAB_V.pdf
Download (12kB)
3212422005_Daftar_Pustaka.pdf
Download (76kB)
3212422005_Lampiran.pdf
Download (225kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengenalisis latar belakang, cara membangun
identitas, serta pengaruh dual identity (dua identitas) pada akun Instagram terhadap
kehidupan sehari-hari mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan.
Metode yang digunakan adalah Etnografi Hibrida menurut Liz Przybylski, yang
memadukan observasi offline dan online, wawancara mendalam, serta dokumentasi
luring dan digital. Observasi dilakukan terhadap isi konten, bio, interaksi dengan
pengikut, serta pola pengelolaan akun utama dan akun kedua. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa alasan mahasiswa memiliki dua akun Instagram didorong oleh
berbagai kebutuhan, seperti menjaga privasi, membedakan ruang publik dan
pribadi, menyesuaikan diri dengan audiens, serta mengikuti trend sosial. Akun
pertama umumnya digunakan untuk menampilkan citra diri yang lebih formal,
sedangkan akun kedua digunakan untuk mengekspresikan sisi yang lebih personal
dan spontan. Kedua identitas ini dikelola secara sadar dan strategis oleh mahasiswa,
serta memberikan pengaruh nyata terhadap perilaku sosial mereka, baik dalam
interaksi digital maupun kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyoroti peran
media sosial, khususnya Instagram, sebagai ruang digital yang memungkinkan
mahasiswa membangun dan merundingkan identitas sosial mereka. Dual identity
bukan sekadar fenomena gaya hidup digital, tetapi juga merupakan bentuk strategi
adaptif dalam menghadapi ekspektasi sosial yang berbeda-beda di era media sosial.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Dual Identity, Identitas Sosial, Instagram, Mahasiswa |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 06 May 2026 02:53 |
| Last Modified: | 06 May 2026 02:53 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66666 |
