Pasaribu, Newa Sagita DISJUNCTURE KONTEN FACEBOOK PADA MASYARAKAT KELURAHAN PANEI TONGAH KABUPATEN SIMALUNGUN. Undergraduate thesis, UNIMED.
3213122057_Cover.pdf
Download (91kB)
3213122057_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (199kB)
3213122057_Abstrak.pdf
Download (104kB)
3213122057_Kata_Pengantar.pdf
Download (535kB)
3213122057_Daftar_Isi.pdf
Download (292kB)
3213122057_Daftar_Gambar.pdf
Download (103kB)
3213122057_BAB_I.pdf
Download (637kB)
3213122057_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3213122057_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (794kB)
3213122057_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
3213122057_BAB_V.pdf
Download (255kB)
3213122057_Daftar_Pustaka.pdf
Download (395kB)
3213122057_Lampiran.pdf
Download (681kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan latar belakang, cara membuat konten,
dan dampak pembuatan konten Facebook terhadap kehidupan masyarakat di
Kelurahan Panei Tongah. Metode yang digunakan dalam penelitian ialah Hybrid
Ethnography untuk melihat bagaimana ruang offline dan online yang saling terkait.
Mengumpulkan dan mengatur data pada penelitian ini yaitu melalui field log
(catatan lapangan harian), partisipasi dan dokumentasi di lapangan hybrid, interaksi
online: membentuk identitas digital dan akses, pengumpulan dan manajemen data
hybrid, notetaking reflektif, writing up after observation (penulisan narasi awal),
dan pengorganisasian data menggunakan tools. Hasil penelitian ini
menggambarkan, bahwa latar belakang masyarakat dalam membuat konten yaitu
sebagai hiburan, ajakan teman atau ikut-ikutan trend, menambah pekerjaan dan
penghasilan, menjalin pertemanan dan promosi usaha, notifikasi Facebook untuk
peluang monetisasi, penghasilan tambahan dan menambah pekerjaan. Cara
masyarakat dalam membuat konten juga sangat beragam mulai dari membuat video
sendiri, bersama anak, teman hingga dibantu oleh suami atau istri mereka.
Fenomena ini juga mengakibatkan dampak yang mempengaruhi perubahan budaya
dan sosial pada masyarakat. Perubahan sosial budaya yang terjadi akibat
disjuncture konten Facebook memperlihatkan adanya ketegangan antara tradisi
lokal dan tuntutan era digital. Proses ini bukan sekadar perubahan teknologis, tetapi
transformasi mendalam yang menyentuh norma, nilai, dan cara hidup masyarakat
secara keseluruhan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Disjuncture, Konten Facebook, Masyarakat, Simalungun |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 02:26 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 02:26 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66573 |
