Situmorang, Laura Wati FOLKLOR BATU GURU MANDELE PADA MASYARAKAT DESA PARMONANGAN KECAMATAN PAKKAT KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN. Undergraduate thesis, UNIMED.
3213122046_Cover.pdf
Download (68kB)
3213122046_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (396kB)
3213122046_Abstrak.pdf
Download (57kB)
3213122046_Kata_Pengantar.pdf
Download (202kB)
3213122046_Daftar_Isi.pdf
Download (96kB)
3213122046_Daftar_Gambar.pdf
Download (56kB)
3213122046_Daftar_Tabel.pdf
Download (55kB)
3213122046_BAB_I.pdf
Download (233kB)
3213122046_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (582kB)
3213122046_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
3213122046_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
3213122046_BAB_V.pdf
Download (116kB)
3213122046_Daftar_Pustaka.pdf
Download (90kB)
3213122046_Lampiran.pdf
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cerita Batu Guru Mandele yang berkembang pada masyarakat desa Parmonangan, menganalisis pengaruhnya terhadap adat istiadat setempat, serta mengkaji persepsi masyarakat, baik generasi tua maupun muda, terhadap cerita ini di masa kini. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data didasarkan pada teori interpretatif simbolik oleh Clifford Geertz, yang memandang budaya sebagai sistem makna yang di ekspresikan melalui simbol. Dalam konteks ini, cerita Batu Guru Mandele dipahami sebagai simbol budaya yang mencerminkan nilai-nilai spiritual, struktur sosial, dan kepercayaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita Batu Guru Mandele masih memiliki pengaruh terhadap praktik adat dan kepercayaan masyarakat, meskipun mengalami pergeseran makna ditengah arus zaman yang mulai terpapar modernisasi. Bagi masyarakat yang memegang tradisi, folklor ini menjadi pengajaran dan penghubung spiritual dengan leluhur. Cerita ini juga menampilkan pentingnya simbol-simbol lokal dalam menjaga identitas budaya dan berkelanjutan tradisi. Oleh karena itu, pelestarian serta pemaknaan ulang cerita Batu Guru Mandele penting agar tetap relevan dengan konteks kehidupan masa kini tanpa kehilangan akar budayanya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Folklor, Batu Guru Mandele, Simbol Budaya, Kepercayaan |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 02:59 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 02:59 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66512 |
