Wenda, Nias (2025) Karya Seni Lukis Tradisional Di Atas Kulit Kayu Kombouw Masyarakat Asei Papua. Undergraduate thesis, UNIMED.
2185051001_Cover.pdf
Download (175kB)
2185051001_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (4MB)
2185051001_Abstrak.pdf
Download (85kB)
2185051001_Kata_Pengantar.pdf
Download (125kB)
2185051001_Daftar_Isi.pdf
Download (132kB)
2185051001_Daftar_Gambar.pdf
Download (61kB)
2185051001_Daftar_Lampiran.pdf
Download (64kB)
2185051001_BAB_I.pdf
Download (249kB)
2185051001_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
2185051001_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
2185051001_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9MB)
2185051001_BAB_V.pdf
Download (112kB)
2185051001_Daftar_Pustaka.pdf
Download (138kB)
2185051001_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Abstract
Seiring kemajuan teknologi yang terus berkembang, adat istiadat dan nilai-nilai
pun mengalami pergeseran. Namun minat generasi muda khususnya anak-anak
Papua dan warga Kampung Sentani Asei terhadap lukisan Sentani pada kulit kayu
kombouw mulai memudar. Perkembangan dan kemajuan teknologi yang semakin
maju tidak hanya menyebabkan pergeseran tradisi dan nilai-nilai, namun juga
terkikisnya kecintaan generasi muda khususnya anak-anak Papua dan masyarakat
Kampung Sentani Asei terhadap seni lukis motif Sentani pada kulit kayu
kombouw. Fenomena ini menunjukkan bahwa sebagian besar anak-anak Sentani
usia sekolah kurang memiliki pengetahuan atau pemahaman terhadap motif
Sentani itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi dan
makna lukisan tradisional kulit kayu kombouw pada masyarakat Asei Distrik
Sentani, Papua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
menggunakan metode etnografi untuk menggali nilai, fungsi, dan makna lukisan
tradisional kulit kayu kombouw dalam masyarakat. Temuan menunjukkan bahwa
lukisan kombouw memiliki beragam tujuan, termasuk fungsi ritual, spiritual,
sosial, ekonomi, dan estetika. Setiap motif membawa makna simbolis mendalam
yang merangkum hubungan antara individu dan alam, spiritualitas, dan keyakinan
filosofis. Lebih lanjut, penelitian ini mengidentifikasi upaya konservasi yang
dilakukan melalui peran Lembaga Adat, seniman, dan strategi pembangunan yang
bertujuan melestarikan warisan budaya. Kesimpulan ini menggarisbawahi
pentingnya lukisan kombouw sebagai ekspresi identitas budaya Asei yang
berkelanjutan. Upaya pelestarian Seni Lukis Kombouw melibatkan Lembaga Adat
yang bertugas menjaga, melindungi, dan melestarikan seni lukis ini. Termasuk
memastikan keaslian motif tradisional.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Seni Lukis; Kombouw; Budaya Asei; Sentani; Papua |
| Subjects: | N Fine Arts > NX Arts in general |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Rupa |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 02:07 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 02:07 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66495 |
