Panjaitan, Burju K PERAN SEKOLAH ADAT SIHAPORAS DALAM PEMELIHARAAN WARISAN BUDAYA OMPU MAMONTANG LAUT AMBARITA DI KABUPATEN SIMALUNGUN. Undergraduate thesis, UNIMED.
3213322032_Cover.pdf
Download (45kB)
3213322032_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (1MB)
3213322032_Abstrak.pdf
Download (62kB)
3213322032_Kata_Pengantar.pdf
Download (129kB)
3213322032_Daftar_Isi.pdf
Download (59kB)
3213322032_Daftar_Gambar.pdf
Download (32kB)
3213322032_Daftar_Lampiran.pdf
Download (31kB)
3213322032_BAB_I.pdf
Download (356kB)
3213322032_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (517kB)
3213322032_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (364kB)
3213322032_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3213322032_BAB_V.pdf
Download (173kB)
3213322032_Daftar_Pustaka.pdf
Download (61kB)
3213322032_Lampiran.pdf
Download (895kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Sekolah Adat Sihaporas dalam pemeliharaan warisan budaya Ompu Mamontang Laut Ambarita, serta mengidentifikasi bentuk kurikulum adat yang diterapkan dan tantangan yang dihadapi dalam pelestarian budaya lokal. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, berlokasi di Desa Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun. Informan penelitian meliputi tokoh adat, pengajar sekolah adat, masyarakat, dan siswa yang terlibat aktif dalam kegiatan adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Adat Sihaporas berperan penting sebagai lembaga pendidikan non-formal berbasis budaya lokal yang menjadi sarana regenerasi nilai-nilai, tradisi, dan pengetahuan leluhur masyarakat Sihaporas. Sekolah adat tidak hanya berfungsi mentransfer pengetahuan budaya, tetapi juga memperkuat identitas kolektif masyarakat adat di tengah arus globalisasi. Kurikulum sekolah adat disusun secara kontekstual dengan mengintegrasikan pembelajaran tentang sejarah leluhur (tarombo), ritual adat, bahasa Batak Toba, kesenian, serta nilai-nilai moral Dalihan Na Tolu. Pembelajaran dilakukan melalui metode partisipatif dan pengalaman langsung dalam kehidupan adat.
Namun, pelaksanaan pendidikan adat menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya minat generasi muda, minimnya dukungan pemerintah, keterbatasan fasilitas, serta pengaruh modernisasi dan konflik lahan dengan PT Toba Pulp Lestari. Meski demikian, dukungan masyarakat dan tokoh adat menjadi kekuatan utama yang menjaga keberlangsungan sekolah adat sebagai benteng identitas budaya. Dengan demikian, Sekolah Adat Sihaporas berperan strategis dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai budaya dan memperkuat identitas masyarakat adat melalui pendidikan berbasis kearifan lokal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Sekolah Adat, Warisan Budaya, Identitas Budaya, Ompu Mamontang Laut Ambarita, Sihaporas |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2801 School Administration and Organization |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 31 Mar 2026 01:59 |
| Last Modified: | 31 Mar 2026 01:59 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66374 |
