Purba, Nina Hayati Br (2025) ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN BERPIKIR KRITIS MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI SMP SWASTA PGRI 4 MEDAN. Masters thesis, Universitas Negeri Medan.
8226172005_Cover.pdf
Download (61kB)
8226172005_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (359kB)
8226172005_Abstrak.pdf
Download (85kB)
8226172005_Kata_Pengantar.pdf
Download (177kB)
8226172005_Daftar_Isi.pdf
Download (137kB)
8226172005_Daftar_Gambar.pdf
Download (81kB)
8226172005_Daftar_Tabel.pdf
Download (82kB)
8226172005_Daftar_Lampiran.pdf
Download (58kB)
8226172005_BAB_I.pdf
Download (646kB)
8226172005_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
8226172005_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
8226172005_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
8226172005_BAB_V.pdf
Download (220kB)
8226172005_Daftar_Pustaka.pdf
Download (279kB)
8226172005_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (966kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan
pemecahan masalah dan berpikir kritis siswa, khususnya materi sistem persamaan linier dua variabel. Hal ini dikarenakan guru kurang melibatkan siswa dalam pembelajaran
sehingga siswa menjadi pasif dan monoton. Jarangnya penggunaan model pembelajaran juga menjadi dampak terhadap kemampuan siswa, sehingga menurunkan semangat dan minat belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis siswa serta melihat kesulitan yang dialami oleh siswa. Untuk menunjang kemampuan tersebut maka langkah pembelajaran menentukan cara berpikir siswa seperti model pembelajaran berbasis masalah.
Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A SMP PGRI 4 Medan. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif yang menggunakan latarbelakang
ilmiah yang terjadi pada subjek. Penelitian dilakukan di sekolah SMP PGRI 4 Medan T.A 2024/2025. Instrumen data yang digunakan dalam penelitian adalah tes kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis serta wawancara. Dalam hal ini ditemukan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah menerapkan model pembelajaran berbasis masalah adalah dengan rata-rata 65 yang dikategorikan sebagai kemampuan sedang. Sedangkan kemampuan berpikir kritis siswa
adalah dengan rata-rata 66,9 yang dikategorikan sebagai kemampuan sedang. Dalam kesullitan yang dihadapi oleh siswa dengan perbandingan dari hasil wawancara dapat dilihat bahwa siswa mengalami kesulitan pada indikator 4 dari masing-masing kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis. Dimana siswa mengabaikan atau tidak menyelesaikan permasalahan dengan memeriksa kembali ataupun membuat kesimpulandan hanya fokus pada proses mendapatkan hasil penyelesaian. Dari penelitian yang dilakukan dapat dilihat bahwa kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis siswa
pada materi sistem persamaan linier dua variabel di Sekolah SMP PGRI 4 Medan berada pada kategori sedang.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Keywords: | Pemecahan Masalah Matematis, berpikir Kritis, Model pembelajaran Berbasis Masalah |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education > LB2361 Curriculum Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika - (S2) |
| Depositing User: | Mrs Catur Dedek Khadijah |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 04:00 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 04:00 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66060 |
