Murtadha, Mhd Ricky (2025) PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN METAKOGNISI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA. Masters thesis, Universitas Negeri Medan.
8216172022_Cover.pdf
Download (62kB)
8216172022_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (2MB)
8216172022_Abstrak.pdf
Download (254kB)
8216172022_Kata_Pengantar.pdf
Download (1MB)
8216172022_Daftar_Isi.pdf
Download (2MB)
8216172022_Daftar_Tabel.pdf
Download (1MB)
8216172022_Daftar_Gambar.pdf
Download (1MB)
8216172022_Daftar_Lampiran.pdf
Download (982kB)
8216172022_BAB_I.pdf
Download (654kB)
8216172022_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
8216172022_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
8216172022_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
8216172022_BAB_V.pdf
Download (343kB)
8216172022_Daftar_Pustaka.pdf
Download (694kB)
8216172022_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menghasilkan modul pembelajaran yang berkualitas berbasis pendekatan metakognisi untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa; 2) Menganalisis peningkatan kemampuan
pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan modul pembelajaran berbasis pendekatan metakognisi; 3) Menganalisis proses jawaban siswa dalam menyelesaikan tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian
ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Al Washliyah 16 Perbaungan. Intrument yang digunakan berupa Tes Kemampuan Pemecahan Masalah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kualitas modul pembelajaran berbasis
pendekatan metakognisi memenuhi kriteria: a) Valid ditinjau dari hasil validitas modul pembelajaran oleh validator dengan skor 4,50; b) Praktis ditinjau dari hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran dengan 3,38 kategori “terlaksana dengan baik”; c) Efektif ditinjau dari hasil ketuntasan klasikal mencapai 90,63% telah memenuhi kriteria ketuntasan. Kemudian ditinjau dari kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran mencapai skor 4,27 kategori “baik” dan Presentase ratarata total respon siswa terhadap pembelajaran diperoleh skor 97,44% terkategori “sangat positif”. 2) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah yang diukur dari
N-gain terhadap uji coba pengembangan yang dilakukan mengukur sebanyak dua kali terhadap prestest dengan posttest I dengan rata-rata N-gain sebesar 0,45 kategori “sedang”, kemudian terhadap pretest dan posttest II dengan rata-rata Ngain sebesar 0,56 kategori “sedang”. 3) Proses Jawaban, jenis kesalahan yan sering dilakukan siswa dalam menyelesaikan tes kemampuan pemecahan masalah adalah konsep, operasi dan prinsip. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan agar guru dapat menggunakan modul pembelajaran ini guna menumbuh kembangkan kemampuan pemecahan masalah matematis matematis siswa.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Keywords: | Modul Pembelajaran; Pendekatan Metakognisi; Kemampuan Pemecahan Masalah |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education > LB2361 Curriculum Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika - (S2) |
| Depositing User: | Mrs Catur Dedek Khadijah |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 03:12 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 03:12 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66056 |
