PERBEDAAN PENGARUH BERMAIN BENTENG DENGAN BERMAIN HADANG TERHADAP KELINCAHAN PEMAIN SEPAKBOLA USIA 10 – 12 TAHUN SSB RAJAWALI MEDAN TAHUN 2013.

Mashud, Ibnu (2013) PERBEDAAN PENGARUH BERMAIN BENTENG DENGAN BERMAIN HADANG TERHADAP KELINCAHAN PEMAIN SEPAKBOLA USIA 10 – 12 TAHUN SSB RAJAWALI MEDAN TAHUN 2013. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
071266210051 COVER.pdf - Published Version

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071266210051 LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (658kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071266210051 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (108kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071266210051 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (108kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071266210051 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (107kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071266210051 DAFTAR TABEL.pdf - Published Version

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071266210051 DAFTAR GAMBAR.pdf - Published Version

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071266210051 DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071266210051 BAB I.pdf - Published Version

Download (360kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071266210051 BAB V.pdf - Published Version

Download (105kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071266210051 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (66kB) | Preview

Abstract

Beberapa unsur kondisi fisik yang harus dimiliki oleh pemain sepakbola antara lain ; kekuatan, kecepatan, kelincahan dan koordinasi, tenaga, power, daya tahan otot, daya kerja jantung paru, kelenturan, keseimbangan, ketepatan, dan kesehatan olahraga.Kelincahan merupakan suatu gerakan yang dominan pada permainan sepak bola, kelincahan juga sangat dibutuhkan pada saat melewati lawan, baik pergerakan yang dilakukan saat menguasai bola ataupun tanpa bola. Kelincahan populasi masih kurang dan terlihat kaku yang mengakibatkan pemain kurang mampu pada saat melewati lawan. Penyebabnya karena pada saat latihan anak-anak tidak didasari dengan perasaan senang dan hanya diberikan latihan yang bersifat monoton atau latihan yg sama setiap latihan dan tidak didasari dengan latihan bermain, sehingga hasil yang didapat tidak maksimal bagi anak-anak usia dini.Olahraga tradisional ada beberapa bentuk permainan yaitu egrang, gebug bantal, terompah panjang, lari balok, tarik tambang, hadang, patok lele, benteng, dagongan, sumpitan, dan gasing. Dalam permainan sepakbola dibutuhkan keterampilan berupa kelincahan dan gerak. Oleh karena itu, peneliti memilih dua bentuk permainan tradisional yang dapat meningkatkan kelincahan pemain SSB Rajawali Medan. Permainan tradisional yang digunakan dalam penelitian ini adalah Permainan Benteng dan Permainan Hadang.Penelitian ini dilakukan di lapangan SSB Rajawali Medan yang berlokasi di Jalan Metal Kelurahan Mabar Hilir pada 27 September – 20 Oktober 2012 dimulai pukul 15.30 WIB sampai selesai dan dilaksanakan selama 4 minggu dengan frekuensi 5x seminggu, pada hari Senin, Selasa, Rabu, Jum’at, dan Sabtu. Dengan jumlah sampel 20 orang dari seluruh populasi yang berjumlah 150 orang. Selanjutnya diberikan kedua bentuk permainan tersebut yaitu Permainan Benteng dan Permainan Hadang . Untuk memperoleh hasil kelincahan, maka dilakukan tes shuttle run 4x10 meter. Penelitian ini dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi latihan 5 kali seminggu. Untuk melihat hasil kelincahan masing-masing variabel bebas maupun terikat, maka digunakan perhitungan statistik uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t.iiDalam pengujian hipotesis pertama dinyatakan bahwa jika thit > ttab maka H0 diterima dan Ha ditolak. Ternyata dari hasil perhitungan diperoleh thit > ttab atau 6,25 > 1,83, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari Kelompok Permainan Benteng Terhadap Peningkatan Kelincahan Pemain Sepakbola Usia 10 – 12 SSB Rajawali Medan Tahun 2012.Dalam pengujian hipotesis kedua dinyatakan bahwa jika thit > ttab maka H0 ditolak dan Ha diterima. Ternyata dari hasil perhitungan diperoleh thit > ttab atau 7,83 > 1,83, sehingga H0 diterima dan Ha ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari Kelompok Permainan Hadang Terhadap Peningkatan Kelincahan Pemain Sepakbola Usia 10 – 12 SSB Rajawali Medan Tahun 2012.Dalam pengujian hipotesis ketiga dinyatakan bahwa thitung < ttabel atau – 0.43 < 1,83, sehingga H0 diterima dan Ha ditolak. Dapat disimpulkan bahwa permainan benteng lebih baik pengaruhnya dibandingkan dengan permainan hadang terhadap peningkatan kelincahan pemain sepakbola usia 10 – 12 SSB Rajawali Medan Tahun 2012.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
Thesis advisorSitepu, H. Bakti195007231979031001
Call Number: 796.334 071 Mas p
Keywords: Pendidikan Jasmani; Pembelajaran; Sepak Bola; Permainan Halang; Kelincahan
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV557 Sports
G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV557 Sports > GV861 Ball games: Baseball, football, golf, etc.
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Depositing User: Mrs Silfayani Siregar
Date Deposited: 09 Aug 2016 09:57
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/8916

Actions (login required)

View Item View Item