Salwa, Yuli (2026) Hubungan Asupan Karbohidrat dan Lemak dengan Kejadian Kegemukan Pada Balita di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Belawan. Undergraduate thesis, UNIMED.
5223540013_Cover.pdf
Download (116kB)
5223540013_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (386kB)
5223540013_Abstrak.pdf
Download (267kB)
5223540013_Kata_Pengantar.pdf
Download (235kB)
5223540013_Daftar_Isi.pdf
Download (171kB)
5223540013_Daftar_Tabel.pdf
Download (110kB)
5223540013_Daftar_Gambar.pdf
Download (100kB)
5223540013_Daftar_Lampiran.pdf
Download (137kB)
5223540013_BAB_I.pdf
Download (396kB)
5223540013_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5223540013_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (690kB)
5223540013_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (829kB)
5223540013_BAB_V.pdf
Download (214kB)
5223540013_Daftar_Pustaka.pdf
Download (268kB)
5223540013_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Kegemukan pada balita merupakan masalah gizi yang terus meningkat dan berisiko menyebabkan berbagai penyakit tidak menular pada masa dewasa. Salah satu faktor yang diduga berperan terhadap kejadian kegemukan adalah tingginya asupan karbohidrat dan lemak. Berdasarkan observasi awal di wilayah kerja UPT Puskesmas Belawan masih ditemukan balita dengan status gizi gemuk, namun belum terdapat penelitian yang mengkaji hubungan asupan karbohidrat dan lemak dengan kejadian kegemukan pada balita di wilayah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Karakteristik responden; (2) Asupan Karbohidrat; (3) Asupan lemak; (4) Hubungan asupan karbohidrat dengan kejadian kegemukan; (5) Hubungan asupan lemak dengan kejadian kegemukan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Posyandu Aster dan Kenanga, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan pada bulan Mei-Juni 2026. Sampel penelitian berjumlah 57 balita usia 6-59 bulan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data asupan karbohidrat dan lemak diperoleh melalui metode Food Recall 2x24 jam secara tidak berturutan dan analisis menggunakan aplikasi NutriSurvey, sedangkan status gizi ditentukan berdasarkan indeks massa tubuh menurut umur (IMT/U) menggunakan aplikasi WHO Anthro. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 19 balita (33,3%) mengalami kegemukan, sedangkan 38 balita (66,7%) memiliki status gizi normal. Sebagian besar balita memiliki asupan karbohidrat kategori lebih sebanyak 22 balita (38,6%) dan asupan lemak kategori lebih sebanyak 35 balita (61,4%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara asupan karbohidrat dengan kejadian kegemukan (p-value=0,009) dan hasil analisis asupan lemak dengan kejadian kegemukan berdasarkan uji Fisher-Freeman- Halton (p-value=0,006). Semakin tinggi asupan karbohidrat dan lemak yang dikonsumsi balita, semakin besar risiko terjadinya kegemukan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | asupan karbohidrat; asupan lemak; balita; kegemukan |
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics > RJ206 Nutrition and feeding of children and adolescents T Technology > TX Home economics > TX341 Nutrition. Foods and food supply |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 02:42 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 02:42 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69315 |
