Handrian, Muhammad (2026) Hubungan Asupan Energi Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Klinik Grha Shafa Medika. Undergraduate thesis, UNIMED.
5193240009_Cover.pdf
Download (233kB)
5193240009_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (4MB)
5193240009_Abstrak.pdf
Download (341kB)
5193240009_Kata_Pengantar.pdf
Download (390kB)
5193240009_Daftar_Isi.pdf
Download (316kB)
5193240009_Daftar_Tabel.pdf
Download (206kB)
5193240009_Daftar_Gambar.pdf
Download (203kB)
5193240009_Daftar_Lampiran.pdf
Download (205kB)
5193240009_BAB_I.pdf
Download (473kB)
5193240009_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5193240009_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (577kB)
5193240009_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (754kB)
5193240009_BAB_V.pdf
Download (338kB)
5193240009_Daftar_Pustaka.pdf
Download (326kB)
5193240009_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Gizi kerja adalah kebutuhan zat gizi yang diperlukan oleh setiap tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan sesuai dengan jenis pekerjaan yang ditujukan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan serta mengupayakan daya kerja tenaga kerja yang optimal. Asupan energi yang kurang baik dalam arti intake makanan dalam tubuh kurang dari normal maka akan lebih mudah mengalami kelelahan dalam melakukan pekerjaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan energi dengan tingkat kelelahan kerja pada karyawan Klinik Grha Shafa Medika. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survey analitik dan rancangan penelitian uji spearman metode statistik non-parametrik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang bekerja di Klinik Grha Shafa Medika yaitu sebanyak 36 orang yang merupakan karyawan yang bekerja di Klinik Grha Shafa Medika. Pengambilan sampel dengan metode total sampling berjumlah sebanyak 36 orang. Asupan energi di ukur dengan melakukan wawancara terkait asupan makanan dengan menggunakan form food recall 2x24 jam yang harus dilakukan mencakup 24 jam penuh sejak waktu wawancara dilakukan hingga 24 jam sebelumnya (weekdays dan weekend). Tingkat kelelahan di ukur dengan Kuesioner Industrial Fatigue Reserch Committee (IFRC) mengenai gejala kelelahan subjektif dengan total item 30 item dimana 10 pertanyaan mengenai kelemahan aktivitas, 10 pertanyaan mengenai penurunan motivasi dan 10 pertanyaan mengenai keluhan fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan asupan energi kurang berjumlah 5 orang (12,8%), asupan energi normal 13 orang (33,3 %), asupan energi lebih 18 orang (46,2 %) serta responden dengan tingkat kelelahan tinggi berjumlah 20 orang (51,3 %), kelelahan sedang 11 orang (28,2 %), kelelahan rendah 5 orang (12,8 %).Berdasarkan hasil uji spearman didapatkan hasil p-value = 0,001
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Asuoan energi; Tingkat kelelahan; Karyawan klinik |
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics > RJ206 Nutrition and feeding of children and adolescents T Technology > TX Home economics > TX341 Nutrition. Foods and food supply |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 05:36 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 05:36 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69251 |
