Siboro, Laurentina Putri Puspita PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL DENGAN METODE TREFFINGER DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI PENGELOLAAN SDA DAN PERMASALAHANNYA KELAS XI DI SMA NEGERI 15 MEDAN. Undergraduate thesis, UNIMED.
3213131013_Cover.pdf
Download (336kB)
3213131013_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (583kB)
3213131013_Abstrak.pdf
Download (239kB)
3213131013_Kata_Pengantar.pdf
Download (501kB)
3213131013_Daftar_Isi.pdf
Download (354kB)
3213131013_Daftar_Gambar.pdf
Download (390kB)
3213131013_Daftar_Tabel.pdf
Download (535kB)
3213131013_Daftar_Lampiran.pdf
Download (394kB)
3213131013_BAB_I.pdf
Download (681kB)
3213131013_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3213131013_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3213131013_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3213131013_BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
3213131013_BAB_VI.pdf
Download (513kB)
3213131013_Daftar_Pustaka.pdf
Download (579kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan metode Treffinger pada materi pengelolaan sumber daya alam dan permasalahannya dengan harapan dapat mendorong siswa berpikir kritis, aktif berdiskusi, dan mampu menemukan solusi masalah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 di kelas XI Mendel SMA Negeri 15 Medan selama Juli–Agustus 2025. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas XI dengan sampel 37 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis (pre-test dan post-test), angket respon siswa, observasi aktivitas guru, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif melalui dua siklus penelitian tindakan kelas.
Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis dari rata-rata post-test 64,18% pada siklus I menjadi 86,21% pada siklus II dengan seluruh siswa telah melampaui KKM. Setiap indikator kemampuan berpikir kritis mengalami kenaikan: (1) Memberikan penjelasan sederhana 77,02% menjadi 86,48%, (2) Membangun keterampilan dasar 43,91% menjadi 85,13%, (3) Menyimpulkan 73,64% menjadi 87,83%, (4) Memberikan penjelasan lebih lanjut 48,64% menjadi 85,81%, serta (5) Menetapkan strategi dan taktik 77,70% menjadi 85,81%. Aktivitas siswa pada siklus II juga meningkat dengan rata-rata skor 15,00, di mana dari 37 siswa sebanyak 22 siswa (59,45%) berada pada kategori cukup dan 15 siswa (40,54%) pada kategori kritis, menunjukkan keaktifan dan keterlibatan yang lebih baik dalam proses pembelajaran. Observasi guru meningkat menjadi 82% kategori sangat baik, dan hasil angket respon siswa mencapai 85% kategori sangat baik. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan PBL dengan metode Treffinger efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keaktifan siswa, dan kualitas pembelajaran.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Problem Based Learning, Metode Treffinger, Kemampuan Berpikir Kritis |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 08:10 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 08:10 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69026 |
