Otoper, Yohanes (2025) Peningkatan Kebugaran Jasmani Pada Proses Pembelajaran Penjas Melalui Pendekatan Bermain Pada Kelas VII SMP Negeri 17 Medan T.A 2024/2025. Undergraduate thesis, UNIMED.
6205011001_Cover.pdf
Download (136kB)
6205011001_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (582kB)
6205011001_Abstrak.pdf
Download (282kB)
6205011001_Kata_Pengantar.pdf
Download (205kB)
6205011001_Daftar_Isi.pdf
Download (142kB)
6205011001_Daftar_Gambar.pdf
Download (111kB)
6205011001_Daftar_Tabel.pdf
Download (111kB)
6205011001_Daftar_Lampiran.pdf
Download (109kB)
6205011001_BAB_I.pdf
Download (318kB)
6205011001_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (985kB)
6205011001_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (813kB)
6205011001_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (376kB)
6205011001_BAB_V.pdf
Download (138kB)
6205011001_Daftar_Pustaka.pdf
Download (489kB)
6205011001_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan meningkatkan kebugaran jasmani siswa kelas VII SMP melalui pendekatan bermain. Metode penelitian eksperimen ini melibatkan 30 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen menerima pembelajaran Penjas dengan pendekatan bermain, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kebugaran jasmani pada kelompok eksperimen, terutama dalam hal kekuatan otot, daya tahan kardiovaskuler, dan fleksibilitas. Pendekatan bermain efektif meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran Penjas. Oleh karena itu, pendekatan ini dapat dijadikan alternatif dalam meningkatkan kebugaran jasmani siswa SMP.
Metode Penelitian Eksperimen: Membagi siswa menjadi kelompok eksperimen (menerima pembelajaran Penjas dengan pendekatan bermain) dan kelompok kontrol (menggunakan metode konvensional). Kuantitatif: Menggunakan tes kebugaran jasmani (misalnya, tes lari, sit-up, push-up) untuk mengukur peningkatan kebugaran jasmani siswa. Studi Kasus Menganalisis kasus-kasus spesifik untuk memahami efektivitas pendekatan bermain dalam meningkatkan kebugaran jasmani.
Populasi, Definisi: Seluruh siswa kelas VII SMP di suatu daerah atau wilayah tertentu. Karakteristik: Siswa berusia 12-14 tahun, berminat dalam olahraga dan aktivitas fisik. Jumlah: Tergantung pada jumlah siswa kelas VII di sekolah atau wilayah tersebut. Sampel, Definisi: Bagian dari populasi yang dipilih untuk penelitian. Jumlah: 30 siswa, tergantung pada metode penelitian dan sumber daya. Karakteristik: Siswa yang aktif, sehat, dan berminat dalam olahraga.
Hasil Penelitian, Peningkatan Kebugaran Jasmani: Siswa yang mengikuti pembelajaran Penjas dengan pendekatan bermain menunjukkan peningkatan signifikan dalam kebugaran jasmani (70,5%). Motivasi Belajar: Motivasi belajar siswa meningkat sebesar 80,2% setelah mengikuti pembelajaran dengan pendekatan bermai. Partisipasi Aktif: Partisipasi siswa dalam kegiatan olahraga meningkat sebesar 75,1%. Keterampilan Motorik: Keterampilan motorik siswa meningkat sebesar 65,3%.
Dari hasil yang telah didapatkan dalam penelitian ini sangat baik dalam uji coba kelompok maupun individu maka dapat disimpulkan bahwa peningkatan kebugaran jasmani pada proses pembelajaran penjas melalui pendekatan bermain ini sangat layak digunakan pada papbelajaran penjas disekolah. Harapanya semoga kedepannya pengembangan yang dilaksanakan lebih banyak dan lebih luas dari pada penelitian ini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Kebugaran, Jasmani, Bermain |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV557 Sports L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan > Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi |
| Depositing User: | Siti Nur Fatimah |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 02:15 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 02:15 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68953 |
