Shahrani, Nadya KUE RASIDA SEBAGAI REPRESENTASI IDENTITAS BUDAYA ETNIS MELAYU PADA UPACARA PERKAWINAN DI KABUPATEN LANGKAT. Undergraduate thesis, UNIMED.
3213122014_Cover.pdf
Download (220kB)
3213122014_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (260kB)
3213122014_Abstrak.pdf
Download (62kB)
3213122014_Kata_Pengantar.pdf
Download (217kB)
3213122014_Daftar_Isi.pdf
Download (65kB)
3213122014_Daftar_Gambar.pdf
Download (209kB)
3213122014_Daftar_Tabel.pdf
Download (209kB)
3213122014_Daftar_Lampiran.pdf
Download (210kB)
3213122014_BAB_I.pdf
Download (307kB)
3213122014_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (757kB)
3213122014_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (914kB)
3213122014_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3213122014_BAB_V.pdf
Download (253kB)
3213122014_Daftar_Pustaka.pdf
Download (229kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna simbolis bahan, proses
pembuatan dan bentuk penyajian kue rasida, nilai-nilai budaya lokal yang
tercermin dalam kue rasida pada tradisi makan nasi hadap-hadapan serta persepsi
generasi muda etnis Melayu terhadap keberadaan dan makna kue rasida dalam
tradisi perkawinan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan
pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara
mendalam, dokumentasi, dan catatan lapangan dengan informan yang terdiri atas
keluarga mempelai, tokoh adat, masyarakat Melayu, tamu undangan, serta
generasi muda di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kue rasida memiliki makna simbolis berupa doa dan harapan
untuk kehidupan rumah tangga yang harmonis, manis, dan penuh kebersamaan.
Kue ini juga mencerminkan nilai-nilai budaya lokal, seperti gotong royong,
penghormatan, kesabaran dan religious. Selain itu, kue rasida dipandang sebagai
simbol status adat yang menunjukkan marwah keluarga. Namun, di kalangan
generasi muda, meskipun masih mengenal kue rasida, pemahaman mereka
terhadap makna simbolisnya relatif terbatas. Penelitian ini menegaskan bahwa kue
rasida tidak hanya berfungsi sebagai sajian kuliner dalam tradisi perkawinan
Melayu, tetapi juga sebagai representasi identitas budaya etnis Melayu Langkat
yang patut dilestarikan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Kue Rasida, Tradisi Makan Nasi Hadap-Hadapan, Identitas Budaya, Melayu |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GT Manners and customs |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 03:58 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 03:58 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68893 |
