Ritonga, Dewi Pebriani (2026) Bentuk Penyajian Tari Ganong Pada Masyarakat Jawa Di Kota Tanjung Balai. Undergraduate thesis, UNIMED.
2193341004_Cover.pdf
Download (142kB)
2193341004_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (275kB)
2193341004_Abstrak.pdf
Download (62kB)
2193341004_Kata_Pengantar.pdf
Download (78kB)
2193341004_Daftar_Isi.pdf
Download (46kB)
2193341004_Daftar_Gambar.pdf
Download (24kB)
2193341004_Daftar_Tabel.pdf
Download (23kB)
2193341004_BAB_I.pdf
Download (185kB)
2193341004_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (209kB)
2193341004_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (185kB)
2193341004_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
2193341004_BAB_V.pdf
Download (45kB)
2193341004_Daftar_Pustaka.pdf
Download (45kB)
2193341004_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (437kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian Tari Ganong pada
masyarakat Jawa di kota Tanjung Balai, Kecamatan Datuk Bandar. Hal ini berangkat
dari kurangnya kajian ilmiah yang mendalam mengenai struktur penyajian Tari Ganong
di Kota Tanjung Balai, terutama terkait bagaimana unsur gerak, iringan musik, dan tata
rupa mengalami modifikasi akibat adaptasi budaya. Dalam perkembangannya di Kota
Tanjung Balai, tari ini mengalami proses adaptasi sesuai dengan kondisi sosial dan
budaya masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif
dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Subjek penelitian meliputi tokoh adat, penari, dan pemusik yang terlibat langsung
dalam pertunjukan Tari Ganong di Sanggar Pujo Kusumo. Analisis data dilakukan
dengan teknik triangulasi sumber untuk memperoleh data yang valid dan dapat
dipertanggung jawabkan. Penelitian ini menggunakan teori Sumaryono (2016:298)
yang menyatakan bahwa bentuk penyajian tari dapat ditemukan pada gerak
tubuh, pola lantai, tata rias dan busana, alat peraga dan musik tari. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyajian Tari Ganong di Tanjung Balai
meliputi unsur gerak, pola lantai, tata rias dan busana, properti, iringan musik, serta
tempat pementasan. Gerak tari menampilkan karakter Ganong yang lincah, jenaka,
dan enerjik dengan dominasi gerak akrobatik dan pencak silat. Pola lantai bersifat
dinamis dan fleksibel, menyesuaikan ruang pertunjukan. Tata busana dan rias tetap
mempertahankan ciri khas Ganong, terutama penggunaan topeng sebagai properti
utama, sementara iringan musik menggunakan instrumen gamelan sederhana.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tari Ganong di Tanjung Balai merupakan wujud
akulturasi budaya yang tetap mempertahankan nilai-nilai tradisi sekaligus
menyesuaikan dengan konteks budaya lokal masyarakat Jawa di Kota Tanjung Balai.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Tari Ganong; bentuk penyajian; masyarakat Jawa; Tanjung Balai |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV1580 Dancing N Fine Arts > NX Arts in general |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 02:05 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 02:05 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68718 |
