Ginting, Samuel (2026) Pembelajaran Angklung Bagi Siswa Tunagrahita Di SLB-C Santa Lusia Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
2213342030_Cover.pdf
Download (54kB)
2213342030_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (297kB)
2213342030_Abstrak.pdf
Download (114kB)
2213342030_Kata_Pengantar.pdf
Download (216kB)
2213342030_Daftar_Isi.pdf
Download (133kB)
2213342030_Daftar_Gambar.pdf
Download (95kB)
2213342030_Daftar_Tabel.pdf
Download (65kB)
2213342030_BAB_I.pdf
Download (284kB)
2213342030_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (724kB)
2213342030_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (389kB)
2213342030_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (895kB)
2213342030_BAB_V.pdf
Download (255kB)
2213342030_Daftar_Pustaka.pdf
Download (221kB)
2213342030_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran
angklung bagi siswa tunagrahita, kemampuan siswa dalam mengikuti kegiatan
pembelajaran, serta kendala dan upaya guru dalam proses belajar di SLB-C Santa
Lusia Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
deskriptif, yang berfokus pada pengamatan langsung terhadap kegiatan
pembelajaran seni musik di sekolah luar biasa. Subjek penelitian terdiri atas 15
siswa tunagrahita dan 1 orang guru seni musik sebagai informan utama. Data
dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan
dokumentasi kegiatan belajar, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi
data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran angklung di SLB-C Santa Lusia
Medan dilaksanakan secara sederhana, bertahap, dan adaptif sesuai dengan
karakteristik siswa. Guru menggunakan metode ceramah singkat, demonstrasi,
latihan berulang, serta aba-aba verbal dan visual untuk membantu siswa memahami
instruksi. Dari sisi kemampuan siswa, ditemukan bahwa aspek kognitif (memahami
instruksi dan merespons aba-aba), afektif (sikap, perhatian, kerja sama, dan rasa
percaya diri), serta psikomotorik (koordinasi tangan dan ketepatan mengikuti
tempo) menunjukkan perkembangan yang positif meskipun bervariasi.
Pembelajaran angklung terbukti mampu meningkatkan konsentrasi, kemampuan
motorik halus, interaksi sosial, serta kepercayaan diri siswa tunagrahita.
Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran angklung
merupakan salah satu media efektif dalam pendidikan seni musik bagi siswa
tunagrahita karena mampu mengintegrasikan fungsi edukatif, terapeutik, dan sosial,
serta mendukung pengembangan potensi siswa secara holistik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Pembelajaran Angklung; Siswa Tunagrahita |
| Subjects: | L Education > LC Special aspects of education M Music and Books on Music > M Music M Music and Books on Music > MT Instruction and study |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Musik |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 06:38 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 06:38 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68586 |
