Sinulingga, Helsa Dwi Yunita (2026) Eksistensi Nyanyian Rakyat Lelo Ledung Pada Masyarakat Jawa Sebagai Pengantar Tidur Anak Di Desa Lama Payamala Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat. Undergraduate thesis, UNIMED.
2211142011_Cover.pdf
Download (132kB)
2211142011_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (329kB)
2211142011_Abstrak.pdf
Download (270kB)
2211142011_Kata_Pengantar.pdf
Download (215kB)
2211142011_Daftar_Isi.pdf
Download (237kB)
2211142011_Daftar_Gambar.pdf
Download (95kB)
2211142011_Daftar_Tabel.pdf
Download (154kB)
2211142011_BAB_I.pdf
Download (373kB)
2211142011_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (567kB)
2211142011_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (251kB)
2211142011_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (831kB)
2211142011_BAB_V.pdf
Download (175kB)
2211142011_Daftar_Pustaka.pdf
Download (257kB)
2211142011_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (420kB)
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan bentuk nyanyian rakyat lelo
ledung pada masyarakat Jawa sebagai pengantar tidur anak di Desa Lama Payamala
Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat, 2) Untuk mendiskripsikan fungsi lagu
lelo ledung sebagai pengantar tidur anak di Desa Lama Payamala Kecamatan Sei
Lepan Kabupaten Langkat, 3) Untuk mendeskripsikan eksistensi lelo ledung dalam
masyarakat Jawa sebagai pengantar tidur anak di Desa Lama Payamala Kecamatan
Sei Lepan Kabupaten Langkat. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah
Bentuk musik, Fungsi musik, dan Eksistensi. Metode penelitian ini menggunakan
kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Bentuk lelo ledung
berdasarkan teori Prier Karl-Edmund (1996), lagu lelo ledung dapat dikategorikan
ke dalam bentuk dua bagian, dengan ciri-ciri: a) terdiri dari dua kalimat musik (A
dan B) yang saling berhubungan, b) bagian A menyajikan tema utama, sedangkan
bagian B menjadi jawaban atau penutup, c) struktur melodi sederhana, lembut, dan
simetris, d) mencerminkan keseimbangan dan ketenangan sebagaimana karakter
musik rakyat Jawa. 2) ) Fungsi lelo ledung pada tradisi masyarakat Jawa desa Lama
Payamala terdapat 5 fungsi antara lain (a) Pengungkapan Emosional , (b)
Penghayatan Estetis, (c) Hiburan, (d) Komunikasi, (e) Kesinambungan Budaya. 3)
Eksistensi lelo ledung pada masyarakat Jawa di desa Lama Payamala masi ada
ditemukan dan digunakan di kalangan orang tua untuk menidurkan anak-anak nya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Bentuk Lagu; Fungsi Musik; Eksistensi; Pengantar Tidur; Lelo Ledung |
| Subjects: | M Music and Books on Music > M Music |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Musik |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 03:33 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 03:33 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67987 |
