Siregar, Azani Dinasonia (2026) Analisis Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Tari di TK Pelangi Bhayangkara Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
1213313030_Cover.pdf
Download (44kB)
1213313030_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (280kB)
1213313030_Abstrak.pdf
Download (186kB)
1213313030_Kata_Pengantar.pdf
Download (230kB)
1213313030_Daftar_Isi.pdf
Download (59kB)
1213313030_Daftar_Tabel.pdf
Download (109kB)
1213313030_Daftar_Lampiran.pdf
Download (31kB)
1213313030_BAB_I.pdf
Download (319kB)
1213313030_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (619kB)
1213313030_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (307kB)
1213313030_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
1213313030_BAB_V.pdf
Download (121kB)
1213313030_Daftar_Pustaka.pdf
Download (283kB)
1213313030_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Kepercayaan diri merupakan aspek penting dalam perkembangan sosialemosional
anak usia 5–6 tahun. Namun, berdasarkan hasil observasi di TK
Pelangi Bhayangkara Medan, masih ditemukan anak yang kurang berani tampil
dan ragu mengemukakan pendapat, serta kurang percaya diri meskipun telah
mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni tari. Oleh karena itu, kegiatan
ekstrakurikuler seni tari dipandang sebagai salah satu sarana yang potensial untuk
menumbuhkan kepercayaan diri anak melalui aktivitas ekspresi gerak, keberanian
tampil, dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
kepercayaan diri anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan ekstrakurikuler seni tari di
TK Pelangi Bhayangkara Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah anak usia 5–6 tahun kelompok B
kelas Tulip yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni tari. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi,
serta dianalisis secara deskriptif. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan
mengelompokkan temuan berdasarkan indikator kepercayaan diri anak. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler seni tari berperan positif
dalam menumbuhkan kepercayaan diri anak. Anak-anak mulai menunjukkan
peningkatan keberanian untuk tampil, mampu berkomunikasi dan berinteraksi
dengan teman sebaya, keberanian bertindak, serta mampu menyesuaikan diri.
Meskipun demikian, masih terdapat beberapa anak yang membutuhkan
pendampingan lebih lanjut, terutama dalam aspek keberanian tampil depan umum.
Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan seni tari perlu disertai dengan
pendampingan pada aspek ekspresi diri dan keberanian, tidak hanya pada
penguasaan gerakan tari. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa
kegiatan ekstrakurikuler seni tari dapat menjadi sarana yang efektif dalam
mengembangkan kepercayaan diri anak usia 5–6 tahun jika dilaksanakan secara
konsisten dan didukung oleh strategi pembelajaran yang tepat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Kepercayaan diri; Anak usia dini; Seni tari |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1139 Early childhood education L Education > LB Theory and practice of education > LB1141 Kindergarten |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > PG-PAUD |
| Depositing User: | Mrs Beatrix Nainggolan |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 05:29 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 05:29 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67766 |
