Effryandi, Teguh (2025) Analisis Perencanaan Perkerasan Lentur Dengan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2024 Terhadap Umur Layanan. Undergraduate thesis, UNIMED.
5213550005_Cover.pdf
Download (220kB)
5213550005_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (235kB)
5213550005_Abstrak.pdf
Download (374kB)
5213550005_Kata_Pengantar.pdf
Download (174kB)
5213550005_Daftar_Isi.pdf
Download (419kB)
5213550005_Daftar_Tabel.pdf
Download (211kB)
5213550005_Daftar_Gambar.pdf
Download (209kB)
5213550005_Daftar_Lampiran.pdf
Download (209kB)
5213550005_BAB_I.pdf
Download (353kB)
5213550005_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
5213550005_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (654kB)
5213550005_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5213550005_BAB_V.pdf
Download (342kB)
5213550005_Daftar_Pustaka.pdf
Download (299kB)
5213550005_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (949kB)
Abstract
Perkerasan jalan merupakan infrastruktur transportasi yang memiliki peranan vital dalam mendukung mobilitas manusia maupun distribusi barang. Namun demikian, kerusakan dini sering terjadi akibat ketidaksesuaian antara umur rencana dan umur layanan aktual, sehingga diperlukan perencanaan perkerasan yang lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tebal perkerasan berdasarkan Manual Desain Perkerasan Jalan (MDP) 2024, mengevaluasi tegangan dan regangan melalui simulasi program KENPAVE, serta membandingkan kesesuaian umur layanan dengan umur rencana perkerasan. Studi kasus dilakukan pada ruas Jalan Pasar V Paya Bakung sepanjang 1.350 meter. Data penelitian berupa data sekunder diperoleh dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Deli Serdang. Perhitungan tebal perkerasan dilakukan menggunakan metode MDP 2024, kemudian dianalisis lebih lanjut melalui simulasi KENPAVE dan pendekatan Asphalt Institute untuk memperoleh tebal perkerasan yang optimal sesuai beban lalu lintas rencana. Hasil perhitungan dengan metode MDP 2024 menghasilkan susunan perkerasan berupa 3 cm lapis permukaan HRS-WC, 3,5 cm lapis pondasi atas HRS-Base, 25 cm lapis pondasi bawah LFA Kelas A, dan 15 cm lapis pondasi bawah LFA Kelas B. Berdasarkan simulasi KENPAVE dan analisis Asphalt Institute, pada umur rencana ke-8 dan ke-15 tahun diprediksi akan terjadi kerusakan berupa rutting dan permanent deformation. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa umur layanan hasil desain awal belum mampu mencapai umur rencana. Oleh karena itu, dilakukan alternatif skenario dengan penambahan tebal lapisan perkerasan, dengan susunan 4,5 cm lapis permukaan HRS-WC, 5 cm lapis pondasi atas HRS-Base, 35 cm lapis pondasi bawah LFA Kelas A, dan 20 cm lapis pondasi bawah LFA Kelas B, yang diprediksi tidak terjadi potensi kerusakan berupa fatigue cracking, rutting, dan permanent deformation sepanjang umur rencana.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | MDP 2024; perkerasan jalan; KENPAVE; umur layanan |
| Subjects: | T Technology > TH Building construction > TH1000 Systems of building construction Including fireproof construction, concrete construction |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 04:00 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 04:00 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67611 |
