Sarah, Siti Mai (2026) Studi Keselamatan dan Keamanan pada Perlintasan Sebidang antara Jalan Rel dengan Jalan Raya (Studi Kasus : Perlintasan Kereta Api Jalan Platina I, Titi Papan, Kecamatan Medan Deli. Undergraduate thesis, UNIMED.
5212250003_Cover.pdf
Download (180kB)
5212250003_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (1MB)
5212250003_Abstrak.pdf
Download (309kB)
5212250003_Kata_Pengantar.pdf
Download (234kB)
5212250003_Daftar_Isi.pdf
Download (269kB)
5212250003_Daftar_Tabel.pdf
Download (234kB)
5212250003_Daftar_Gambar.pdf
Download (263kB)
5212250003_Daftar_Lampiran.pdf
Download (177kB)
5212250003_BAB_I.pdf
Download (387kB)
5212250003_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5212250003_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (951kB)
5212250003_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
5212250003_BAB_V.pdf
Download (406kB)
5212250003_Daftar_Pustaka.pdf
Download (291kB)
5212250003_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Perlintasan sebidang antara jalan raya dan rel kereta api merupakan salah satu titik rawan kecelakaan dalam sistem transportasi darat karena tingginya interaksi antara kendaraan dan kereta api. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sarana dan prasarana fasilitas keselamatan, perilaku pengguna jalan, serta kondisi fisik perlintasan sebidang pada perlintasan kereta api di Jalan Platina I, Titi Papan, Kecamatan Medan Deli. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, survei volume lalu lintas, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Data volume lalu lintas dianalisis menggunakan metode MKJI 1997 untuk memperoleh nilai satuan mobil penumpang (SMP), sedangkan tingkat kelayakan keselamatan dianalisis menggunakan metode pembobotan (scoring) dengan skala Likert. Selain itu, dilakukan analisis terhadap kondisi fasilitas keselamatan, perilaku pengguna jalan, dan kondisi fisik perlintasan dengan membandingkan kondisi lapangan terhadap standar teknis perlintasan sebidang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas perlengkapan perlintasan sebidang di lokasi penelitian belum sepenuhnya memenuhi standar teknis. Beberapa fasilitas penting seperti daftar semboyan dan genta atau isyarat suara tidak tersedia, sehingga tingkat kelengkapan fasilitas hanya mencapai sekitar 80%. Selain itu, rambu lalu lintas pada perlintasan tersebut juga belum sesuai standar karena hanya terdapat satu rambu yang memenuhi ketentuan teknis. Dari hasil pengamatan perilaku pengguna jalan ditemukan sebanyak 121 pelanggaran, dengan mayoritas pelanggar adalah pengendara sepeda motor sebesar 72,73%. Jenis pelanggaran yang paling banyak dilakukan adalah menerobos pintu perlintasan sebesar 76,85%. Berdasarkan hasil analisis kuesioner terhadap 100 responden, diperoleh nilai rata-rata sebesar 62,32% yang termasuk dalam kategori baik, dengan rincian aspek fasilitas keselamatan sebesar 64,16%, aspek perilaku pengguna jalan sebesar 54,56%, aspek keamanan lingkungan dan pengawasan sebesar 69,88%, serta aspek persepsi masyarakat sebesar 60,65%. Namun demikian, hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat keselamatan masih berada pada kategori cukup baik dengan nilai yang relatif rendah. Dari aspek kondisi fisik perlintasan, ditemukan beberapa ketidaksesuaian dengan standar teknis, seperti kondisi permukaan jalan yang berlubang dan lebih rendah dari kepala rel sekitar 3 cm, sementara batas toleransi yang diperbolehkan hanya 0,5 cm. Selain itu, lebar jalan pada perlintasan mencapai 7,3 m yang melebihi standar maksimum 7 m, kondisi ballast rel tidak sesuai standar, serta tidak adanya pembatas antara rel dengan permukiman warga di sekitar lokasi. Kondisi penerangan pada malam hari juga dinilai kurang memadai. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa meskipun secara persepsi masyarakat perlintasan sebidang Jalan Platina I masih tergolong layak dengan kategori baik, namun secara teknis fasilitas keselamatan, perilaku pengguna jalan, serta kondisi fisik perlintasan masih memiliki banyak kekurangan sehingga perlu dilakukan peningkatan fasilitas keselamatan dan perbaikan kondisi fisik perlintasan guna meminimalkan potensi kecelakaan di masa mendatang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | perlintasan sebidang; keselamatan transportasi; perilaku pengguna jalan; fasilitas keselamatan; kondisi fisik perlintasan |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 06:32 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 06:32 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67506 |
