Harahap, Almaida (2026) ANALISIS KESULITAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA PADA MATERI SPLTV SETELAH PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING). Undergraduate thesis, UNIMED.
4221111003_Cover.pdf
Download (193kB)
4221111003_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (439kB)
4221111003_Abstrak.pdf
Download (327kB)
4221111003_Kata_Pengantar.pdf
Download (334kB)
4221111003_Daftar_Isi.pdf
Download (340kB)
4221111003_BAB_I.pdf
Download (928kB)
4221111003_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
4221111003_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (601kB)
4221111003_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
4221111003_BAB_V.pdf
Download (363kB)
4221111003_Daftar_Pustaka.pdf
Download (346kB)
4221111003_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan pemahaman konsep siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) setelah diterapkannya pembelajaran mendalam (Deep Learning). Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya pemahaman konsep matematika siswa yang terlihat dari hasil observasi awal pada tes diagnostik, dimana siswa mengalami kesulitan dalam menyatakan kembali konsep, mengklasifikasikan objek berdasarkan konsep, memberikan contoh dan bukan contoh, serta menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan di kelas X-1 MAN 1 Medan. Subjek penelitian ini terdiri dari enam siswa yang dipilih berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah, masing-masing dua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan pada beberapa indikator pemahaman konsep, yaitu menyatakan kembali konsep sebesar 23%, mengklasifikasikan objek sebesar 19%, memberikan contoh dan bukan contoh sebesar 18%, serta menyajikan konsep dalam berbagai representasi matematis sebesar 40%. Kesulitan terbesar terdapat pada indikator representasi matematis. Kesulitan tersebut disebabkan oleh anggapan siswa bahwa metode penyelesaian SPLTV sulit dan panjang, kurangnya pemahaman bentuk matriks dan prosedur penyelesaian, serta kurangnya penguasaan langkah-langkah penyelesaian secara sistematis. Kemampuan pemahaman konsep siswa setelah pembelajaran mendalam berada pada kategori sedang dengan rata-rata 74,03. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam memberikan dampak positif, namun masih diperlukan penguatan pada aspek representasi matematis dan koneksi antar konsep agar pemahaman siswa menjadi lebih mendalam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Pemahaman konsep; Kesulitan belajar; Pembelajaran mendalam; Sistem persamaan linear tiga variabel |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1025 Teaching (Principles and Practice) Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Mrs Harly Christy Siagian |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 04:00 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 04:00 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67475 |
