Hutajulu, Lucyana Septianty M (2026) Pengaruh Pemberian Massage Terhadap Delayed Onset Muscle Soreness Pasca Latihan Beban pada Atlet Tarung Derajat Universitas Negeri Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
6203210006_Cover.pdf
Download (125kB)
6203210006_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (663kB)
6203210006_Abstrak.pdf
Download (143kB)
6203210006_Daftar_Isi.pdf
Download (235kB)
6203210006_Daftar_Gambar.pdf
Download (113kB)
6203210006_Daftar_Tabel.pdf
Download (111kB)
6203210006_Daftar_Lampiran.pdf
Download (112kB)
6203210006_BAB_I.pdf
Download (349kB)
6203210006_BAB_II.pdf
Download (1MB)
6203210006_BAB_III.pdf
Download (531kB)
6203210006_BAB_IV.pdf
Download (505kB)
6203210006_Daftar_Pustaka.pdf
Download (360kB)
6203210006_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian massage terhadap penurunan Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) pasca latiha beban pada atlet tarung derajat UNIMED. Jenis massage yang digunakan dalam peneltian ini adalah sport massage. Sport massage adalah jenis terapi yang digunakan untuk meningkatkan performa fisik dan memulihkan tubuh setelah berolahraga. Massage yang diberikan hanya dibagian lengan dan diberikan waktu 15 menit dengan teknik massage yaitu, effleurage (mengusap), petrissage (tekanan), shaking (goncangan). Penelitian in menggunakan eksperimen dengan desain One Group Pre-test Post-test Design. Sampel penelitan berjumlah 8 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan teknik penentuan sampel berdasarkan kriteria atau pertimbangan tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya. Penelitian ini dilaksanakan di lab fisik FIK UNIMED. Instrumen pengumpulan data DOMS menggunakan Visual Analogue Scale (VAS), dan dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel (22.619 > 2.365), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test kelompok yang dibandingkan dalam uji paired sampel t-test. yang menunjukkan konsistensi dari hasil massage dapat mempengaruhi penurunan DOMS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian massage kebugaran memberikan penurunan yang lebih signifikan terhadap delayed onset muscle soreness pada atlet tarung derajat Universitas Negeri Medan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Delayed Onset Muscle Soreness, Latihan Beban, Sport Massage |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV201 Physical education and training > GV460 Gymnastics. Gymnastic exercises G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV557 Sports L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keolahragaan > Ilmu Keolahragaan |
| Depositing User: | Siti Nur Fatimah |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 03:55 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 03:55 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67350 |
