Hasibuan, Annisya Janna (2026) Analisis Integrasi Moda Transportasi Umum Mebidangro Menuju Kota Madya Medan Dalam Mendukung Mobilitas Berkelanjutan (Studi Kasus : Stasiun Bandar Khalipah). Undergraduate thesis, UNIMED.
5224450001_Cover.pdf
Download (239kB)
5224450001_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (836kB)
5224450001_Abstrak.pdf
Download (442kB)
5224450001_Kata_Pengantar.pdf
Download (515kB)
5224450001_Daftar_Isi.pdf
Download (644kB)
5224450001_Daftar_Tabel.pdf
Download (593kB)
5224450001_Daftar_Gambar.pdf
Download (592kB)
5224450001_Daftar_Lampiran.pdf
Download (514kB)
5224450001_BAB_I.pdf
Download (629kB)
5224450001_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5224450001_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5224450001_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5224450001_BAB_V.pdf
Download (415kB)
5224450001_Daftar_Pustaka.pdf
Download (371kB)
5224450001_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Serdang, dan Karo) menyebabkan peningkatan kebutuhan mobilitas masyarakat antarwilayah.Kurangnya keterpaduan antara angkutan menyebabkan rendahnya efisiensi perjalanan dan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi yang membuat ini menjadi salah satu faktor terjadinya kemacetan yang cukup parah di kota Medan. Salah satu kawasan yang berpotensi adanya integrasi yang baik adalah Stasiun Bandar Khalipah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat integrasi moda transportasi umum, mengidentifikasi kendala utama yang menghambat terwujudnya integrasi moda yang efektif, serta merumuskan strategi peningkatan integrasi moda guna mendorong tercapainya mobilitas berkelanjutan. Pendekatan yang dilakukan yaitu dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode GAP Analysis serta Importance Performance Analysis (IPA).Dari hasil analisis, nilai GAP menunjukkan bahwa rata – rata seluruh atribut penilaian integrasi masih dibawah harapan pengguna yaitu – 0.51 serta hasil Importance – Performance Analysis yang juga menunjukkan hal serupa bahwa seluruh atribut memiliki tingkat kesesuaian di bawah 100% yaitu sebesar 88.94 %, yang berarti kinerja pelayanan yang dirasakan pengguna masih lebih rendah dibandingkan tingkat kepentingan atau harapan. Dan hambatan utama yang dihasilkan dari pemetaan IPA yaitu jarak antara stasiun dan halte yang belum optimal, kebersihan dan kenyamanan area perpindahan moda yang masih kurang, belum tersedianya terminal terpadu, serta keterbatasan fasilitas pendukung yang layak digunakan. Dari keseluruhan hasil yang diperoleh, maka strategi peningkatan integrasi moda transportasi umum di Stasiun Bandar Khalipah guna mendukung tercapainya mobilitas berkelanjutan yaitu perlu melakukan penataan ulang konektivitas fisik antar moda dengan memperpendek jarak antara stasiun dan halte serta menyediakan jalur pejalan kaki yang aman dan nyaman. Peningkatan kebersihan dan kenyamanan area sekitar stasiun juga perlu menjadi prioritas, khususnya pada titik perpindahan moda.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Integrasi transportasi; moda transportasi umum; mobilitas berkelanjutan; GAP Analysis; Importance-Performance Analysis |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 05:54 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 05:54 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67281 |
