Siregar, Ummi Khairunnisa (2026) Kesiapan Sekolah Dasar Negeri Kota Medan Dalam Menerapkan Pembelajaran Inklusif Di Sekolah. Undergraduate thesis, UNIMED.
1213351006_Cover.pdf
Download (121kB)
1213351006_Abstrak.pdf
Download (140kB)
1213351006_Kata_Pengantar.pdf
Download (197kB)
1213351006_Daftar_Isi.pdf
Download (163kB)
1213351006_Daftar_Tabel.pdf
Download (217kB)
1213351006_Daftar_Gambar.pdf
Download (110kB)
1213351006_Daftar_Lampiran.pdf
Download (110kB)
1213351006_BAB_I.pdf
Download (371kB)
1213351006_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (826kB)
1213351006_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (778kB)
1213351006_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
1213351006_BAB_V.pdf
Download (232kB)
1213351006_Daftar_Isi.pdf
Download (163kB)
1213351006_Lampiran.pdf
Download (1MB)
Abstract
Pendidikan inklusif merupakan upaya strategis untuk memberikan kesempatan belajar yang setara bagi semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK), tanpa adanya diskriminasi. Namun, keberhasilan implementasi pendidikan
inklusif sangat bergantung pada tingkat kesiapan sekolah dalam menyesuaikan kurikulum, tenaga pendidik, sarana, serta dukungan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan sekolah dasar inklusi di Kota
Medan dalam melaksanakan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh sekolah dasar inklusi di Kota Medan. Sampel penelitian berjumlah 17 sekolah dasar inklusi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Pengumpulan data dilakukan melalui angket kesiapan sekolah yang mencakup 6 aspek utama, yaitu kurikulum, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, dana, peserta didik, dan lingkungan, dengan jumlah item sebanyak 90 pernyataan. Data
dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan kategori kesiapan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 17 sekolah, terdapat 9 sekolah (52,9%) yang tergolong siap, 7 sekolah (41,2%) tergolong cukup siap, dan 1 sekolah (5,9%) tergolong tidak siap. Sekolah yang tidak siap mengalami kendala pada aspek tenaga kependidikan, sarana prasarana, dan dana, yang ditandai dengan keterbatasan guru pendamping khusus, fasilitas pembelajaran yang belum ramah bagi ABK, serta belum adanya alokasi anggaran khusus untuk kegiatan pendidikan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah dasar inklusi di
Kota Medan telah menunjukkan kesiapan yang baik, namun masih memerlukan peningkatan pada aspek sumber daya manusia, fasilitas, dan pendanaan agar pelaksanaan pendidikan inklusif dapat berjalan optimal dan berkelanjutan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Kesiapan Sekolah; Pendidikan Inklusif; Anak Berkebutuhan Khusus. |
| Subjects: | L Education > LC Special aspects of education > LC3950 Exceptional children and youth. Special education L Education > LC Special aspects of education > LC3950 Exceptional children and youth. Special education > LC4001 Children and youth with disabilities. Learning disabled children and youth |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling |
| Depositing User: | Mrs Beatrix Nainggolan |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 02:57 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 05:09 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66909 |
