Napitupulu, Evelin Demiana Lovely (2026) DAMPAK KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN LEVERAGE TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK DAN CSR SEBAGAI VARIBEL MODERASI PADA PERUSAHAANMANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2021-2023. Undergraduate thesis, Universitas Negeri Medan.
7213520023_Cover.pdf
Download (52kB)
7213520023_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (510kB)
7213520023_Abstrak.pdf
Download (478kB)
7213520023_Kata_Pengantar.pdf
Download (427kB)
7213520023_Daftar_Isi.pdf
Download (411kB)
7213520023_Daftar_Tabel.pdf
Download (341kB)
7213520023_Daftar_Gambar.pdf
Download (221kB)
7213520023_Daftar_Lampiran.pdf
Download (225kB)
7213520023_BAB_I.pdf
Download (765kB)
7213520023_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (852kB)
7213520023_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
7213520023_BAB_V.pdf
Download (393kB)
7213520023_Daftar_Pustaka.pdf
Download (536kB)
7213520023_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Pajak merupakan sumber utama pendapatan negara di Indonesia dengan kontribusi lebih dari 80%. Pada tahun 2022, penerimaan pajak mencapai Rp2.034,5 triliun dan meningkat 34,3% dibandingkan tahun sebelumnya (Direktorat Jenderal Pajak, 2023). Namun, efektivitas pengumpulan pajak masih
rendah, tercermin dari tax ratio yang stagnan di sekitar 10,4%, yang menunjukkan adanya potensi penerimaan pajak yang belum tergali. Kondisi ini mendorong perlunya kajian terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan dan perilaku perpajakan perusahaan, khususnya praktik penghindaran pajak (tax avoidance). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengkaji dan menjelaskan Dampak Kepemilikan Institusional dan Leverage terhadap Penghindaran Pajak dan CSR Sebagai Variabel Moderasi Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2023. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 141 perusahaan. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan IBM SPSS 25 dengan kepemilikan institusional dan leverage sebagai variabel independen, penghindaran pajak sebagai variabel dependen, serta CSR sebagai variabel moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama leverage berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, artinya diduga perusahaan dengan leverage tinggi telah memperoleh penghematan pajak melalui beban bunga utang yang dapat dikurangkan dari laba kena pajak sehingga insentif untuk melakukan tax avoidance menjadi lebih rendah. Kedua, kepemilikan institusional tidak
berpengaruh terhadap penghindaran pajak, Keberadaan pemegang saham institusional tidak secara signifikan menekan praktik penghindaran pajak sehingga peningkatan kepemilikan institusional tidak secara otomatis membuat perusahaan lebih patuh atau mengurangi kecenderungan melakukan tax avoidance. Ketiga, CSR tidak mampu memoderasi hubungan antara leverage dan kepemilikan institusional terhadap penghindaran pajak, yang diduga karena CSR masih bersifat simbolis dan belum terintegrasi dengan kebijakan keuangan dan perpajakan perusahaan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Kepemilikan Institusional, Leverage, Penghindaran Pajak, CSR, Perusahaan Manufaktur |
| Subjects: | H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ2240 Revenue. Taxation. Internal revenue T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Akuntansi |
| Depositing User: | Mr Brian Nicolas Rajagukguk |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 09:05 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 09:05 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66755 |
