Pakpahan, Gideon Morris Pratama (2025) ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI VIRUS DI KELAS X MIA DI SMA NEGERI 10 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2024/2025. Undergraduate thesis, UNIMED.
4203341009_Cover.pdf
Download (63kB)
4203341009_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (1MB)
4203341009_Abstrak.pdf
Download (100kB)
4203341009_Kata_Pengantar.pdf
Download (1MB)
4203341009_Daftar_Isi.pdf
Download (108kB)
4203341009_Daftar_Gambar.pdf
Download (60kB)
4203341009_Daftar_Tabel.pdf
Download (68kB)
4203341009_Daftar_Lampiran.pdf
Download (67kB)
4203341009_BAB_I.pdf
Download (365kB)
4203341009_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
4203341009_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (552kB)
4203341009_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
4203341009_BAB_V.pdf
Download (92kB)
4203341009_Daftar_Pustaka.pdf
Download (167kB)
4203341009_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Rendahnya pemahaman siswa terhadap materi sel dan virus, khususnya di kelas X MIA di SMA Negeri 10 Medan pada Tahun Pembelajaran 2024/2025. Banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi yang disebabkan oleh beberapa faktor internal dan eksternal. Tujuan utama penelitian untuk mengidentifikasi tingkat kesulitan siswa dalam mempelajari materi virus , serta memahami faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan tersebut, baik dari aspek kognitif maupun indikator pembelajaran. Penelitian memberikan informasi yang dapat digunakan oleh pendidik untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian terbatas pada ruang lingkup materi virus, serta siswa kelas X MIA di SMA Negeri 10 Medan. Penelitian memberikan pemahaman kepada guru untuk memodifikasi pendekatan pengajaran yang lebih relevan dan menarik bagi siswa, serta memberikan pemahaman kepada sekolah mengenai faktor yang dapat mendukung proses pembelajaran. Tingkat kesulitan tertinggi siswa dalam aspek kognitif terletak pada level C6 sebesar 95,5%, sedangkan tingkat kesulitan tertinggi pada indikator pembelajaran adalah pada indikator ke-10 dengan persentase 46,6%, yaitu menjelaskan cara menghindari dampak merugikan dari bahaya virus. Research gap dalam penelitian terletak pada kurangnya penelitian yang mendalam terkait analisis kesulitan belajar siswa di bidang materi biologi spesifik, terutama pada materi virus di tingkat SMA. Novelti penelitian terletak pada pemetaan mengenai kesulitan belajar siswa di SMA pada aspek kognitif tertentu dan faktor-faktor pembelajaran yang memengaruhi. Penelitian menyimpulkan faktor internal seperti motivasi (62,33%) dan faktor eksternal seperti kegiatan lain (61,32%) adalah hambatan utama dalam pembelajaran. Penelitian diharapkan menjadi dasar bagi perbaikan strategi pengajaran untuk mengurangi tingkat kesulitan belajar siswa pada materi yang relevan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Additional Information: | 570.7 |
| Keywords: | Aspek kognitif, kesulitan belajar, materi virus |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Biologi |
| Depositing User: | Mrs Gusti Lisa Utami |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 03:25 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 03:25 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66594 |
