Sibagariang, Preddi (2025) Tortor Tumba Goreng Sebagai Identitas Masyarakat Batak Toba Di Kota Sibolga. Undergraduate thesis, UNIMED.
2202141007_Cover.pdf
Download (39kB)
2202141007_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (238kB)
2202141007_Abstrak.pdf
Download (150kB)
2202141007_Kata_Pengantar.pdf
Download (82kB)
2202141007_Daftar_Isi.pdf
Download (299kB)
2202141007_Daftar_Gambar.pdf
Download (186kB)
2202141007_Daftar_Tabel.pdf
Download (269kB)
2202141007_Daftar_Lampiran.pdf
Download (187kB)
2202141007_BAB_I.pdf
Download (268kB)
2202141007_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (298kB)
2202141007_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (151kB)
2202141007_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
2202141007_BAB_V.pdf
Download (187kB)
2202141007_Daftar_Pustaka.pdf
Download (166kB)
2202141007_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Tortor Tumba Goreng Sebagai
Identintas Masyarakat Batak Toba Di Kota Sibolga. Penelitian ini didasarkan pada
landasan teoritis yang menjelaskan teori identitas & tortor Tumba Goreng.
Penelitian ini dilakukan di Kota Sibolga, Sumatera Utara Indonesia. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yang dimana
sampel pada penelitian ini tokoh adat Batak Toba di Kota Sibolga & Camat di Kota
Sibolga. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara,
dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Marzali (1997:40) “Identitas
Budaya digunakan untuk menjelaskan proses pengenalan seseorang dalam lingkup
wilayah. Melalui Bahasa dan kesenian masing-masing individu
mengindetifikasikan dirinya sebagai bagian dari pada budaya tertentu”. Tortor
Tumba Goreng lahir dari kesenian Martumba yang dimiliki oleh seluruh
masyarakat Batak Toba. Tortor Tumba Goreng adalah salah satu jenis tarian yang
ada di daerah Kota Sibolga. Tortor Tumba Goreng bercerita tentang kegiatan para
kaum muda-mudi dalam membuat Tumba Goreng, yaitu salah satu jenis makanan
tradisional di Kota Sibolga. Hasil penelitian menunjukkan adanya persamaan dan
perbedaan yang terdapat pada tortor Tumba Goreng yang dilihat dari gerakan dan
busana yang dipakai oleh ke-4 kecamatan yang terdapat di Sibolga yang diteliti oleh
peneliti. Adapun persamaan yang dilihat dari sisi gerak pada tortor Tumba Goreng
dari ke-4 kecamatan yakni : 1) gerak Somba Ni Raja; 2) gerak Embas; 3) gerak
Martopak Tangan; 4) gerak Urdot/Mangurdot. Kemudian perbedaan dari sisi gerak
tortor Tumba Goreng dari ke-4 kecamatan yakni : 1) gerak Maju Mundur; 2) gerak
Marganti Inganan; 3) gerak Marsitiopan Tangan; 4) gerak Mangayun Tu Siamun
Tu Hambirang; 5) gerak Mangappehon Ha Ngaluton. Hal ini terjadi dikarenakan
masing-masing Koreografer setiap kecamatan berbeda-beda, jadi ke-4 kecamatan
memiliki konsep serta koreo nya masing-masing. Selanjutnya untuk persamaan
busana dari ke-4 kecamatan tersebut dapat dilihat dari pemakaian unsur ornamentornamen
ciri khas daerah Batak Toba dari setiap kecamatan, seperti pemakaian kain
ulos Batak Toba, Sortali, Sitolu Bolit, Sadum Batak Toba, Topi yang yang terbentuk
dari ulos dan untuk perbedaan dari sisi busana ke-4 kecamatan tersebut dapat
terlihat dari salah satu kecamatan yang ada di Kota Sibolga, yakni kecamatan
Sibolga Kota. Dimana kecamatan ini tidak ada sama sekali memakai ornamentornamen
ciri khas Batak Toba sebagai busana mereka. Untuk musik pengiring
tortor Tumba Goreng tersebut sama-sama menggunakan musik pengiring ciptaan
salah seorang komponis Batak ternama yakni Nahum Situmorang, dengan judul
Lagu “Tumba Goreng”.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Identitas; Tortor Tumba Goreng; Masyarakat Batak Toba di Kota Sibolga |
| Subjects: | N Fine Arts > NX Arts in general |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 02:25 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 02:25 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66577 |
