MUTIARA (2025) Makna Simbol Tortor Bejan-Bejan Bagi Masyarakat Batak Toba Di Kabupaten Samosir. Undergraduate thesis, UNIMED.
2202341001_Cover.pdf
Download (38kB)
2202341001_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (226kB)
2202341001_Abstrak.pdf
Download (76kB)
2202341001_Kata_Pengantar.pdf
Download (117kB)
2202341001_Daftar_Isi.pdf
Download (111kB)
2202341001_Daftar_Gambar.pdf
Download (23kB)
2202341001_Daftar_Tabel.pdf
Download (24kB)
2202341001_Daftar_Lampiran.pdf
Download (23kB)
2202341001_BAB_I.pdf
Download (293kB)
2202341001_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (407kB)
2202341001_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (171kB)
2202341001_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
2202341001_BAB_V.pdf
Download (47kB)
2202341001_Daftar_Pustaka.pdf
Download (72kB)
2202341001_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui makna simbol Tortor Bejan-bejan pada
upacara kematian masyarakat Batak Toba di kabupaten Samosir. Teori makna
simbol menurut Jazuli (2012:67) menjadi dasar pijak. Penelitian ini dilaksanakan
di Kabupaten Samosir, selama 2 bulan. Populasi tetua adat, pemusik, dan
masayarakat batak toba di kabupaten Samosir yang mengetahui Tortor Bejanbejan,
metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan pengambilan data
berbentuk wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian
menjelaskan, bahwa Tortor Bejan-bejan untuk menyampaikan rasa hormat anak
terhadap orang tuanya dengan mengenang orang tua dan mengingat kembali dalam
upacara Bejan-bejan dengan cara memangil rohnya lalu memasukannya dalam
Bejan (patung). Tortor Bejan-bejan memiliki makna simbol baik setiap gerak yang
dihasilkan maupun makna simbol terhadap properti yang dibawa yaitu,Bejan. Bejan
merupakan jantung bagi upacara ini karena sebagi media memasukan roh. Makna
simbol dapat dikupas secara keseluruhan berdasarkan makna simbol dari gerak
maupun peoperti (Bejan). Di dalam gerak terdapat makna simbol, yaitu : simbol
gerak Sombah bermakna tanda terimakasih kepada Tuhan atau Debata, simbol
gerak membuka Roha bermakna sebelum kita melakukan sesuatu kita harus
membersihkan hati agar setiap yang kita lakukan dapat berjalan dengan baik,
simbol gerak Menolak Bala bermakna semoga upacara ini terhindar dari musibah
sesuai dengan tangan Panortor dan Pangayapi yang menghadap kebawah, simbol
gerak Mangait bermakna mengumpulkan rejeki agar para penortor selalu
dilimpahkan rejeki, simbol gerakMangembas bermakna sukacita karena keturunan
sudah melihat leluhurnya kembali kepada keluarganya. Pada tarian ini terdapat
gerak ruang sedang dan ruang gerak besar, dan tempo ritme sedang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Makna Simbol; Masyarakat Samosir; Tortor Bejan-Bejan |
| Subjects: | N Fine Arts > NX Arts in general |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 02:06 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 02:06 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66570 |
