Panggabean, Dina Afriyanti (2025) Bentuk Penyajian Tortor Martumba Di Kabupaten Tapanuli Tengah. Undergraduate thesis, UNIMED.
2203141018_Cover.pdf
Download (42kB)
2203141018_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (331kB)
2203141018_Abstrak.pdf
Download (37kB)
2203141018_Kata_Pengantar.pdf
Download (133kB)
2203141018_Daftar_Isi.pdf
Download (64kB)
2203141018_Daftar_Gambar.pdf
Download (35kB)
2203141018_Daftar_Tabel.pdf
Download (32kB)
2203141018_Daftar_Lampiran.pdf
Download (32kB)
2203141018_BAB_I.pdf
Download (323kB)
2203141018_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (444kB)
2203141018_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
2203141018_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
2203141018_BAB_V.pdf
Download (63kB)
2203141018_Daftar_Pustaka.pdf
Download (128kB)
2203141018_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (144kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk penyajian tortor Martumba yang
ada di Kabupaten Tapanuli Tengah. Landasan teoritis yang digunakan dalam
penelitian ini adalah teori bentuk penyajian yaitu oleh Sumaryono (2016:298), yang
menyatakan bahwa bentuk penyajian tari adalah mengenai elemen-elemen pokok
komposisi tari yang meliputi gerak tubuh, musik pengiring, tata busana, tata rias,
properti serta pola lantai. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Populasi
dan sampel pada penelitian ini berjumlah sepuluh, diantaranya delapan orang penari
tortor Martumba, satu tokoh yang dahulunya pernah ikut serta dalam melakukan
Martumba dan satu seniman tari di Kabupaten Tapanuli Tengah. Data penelitian
dikumpulkan melalui obeservasi, studi pustaka, wawancara, dan dokumentasi. Dari
hasil penelitian diketahui bahwa bentuk penyajian tortor Martumba memiliki
beberapa elemen bentuk penyajian diantaranya, gerak tubuh, musik pengiring, tata
busana, tata rias, properti dan pola lantai. Pada tortor Martumba memiliki tiga
bagian diantaranya bagian pembuka, isi dan penutup. Pada bagian pembuka yakni
gerakan improvisasi memanggil teman setelah melakukan permainan dan mengajak
seluruh penari untuk masuk kedalam panggung melakukan untuk tortor martumba,
pada bagian kedua melalukan gerakan tari seperti bertepuk tangan (martopak),
melompat (mangangkat pat), dan somba. Pada bagian penutup yakni mengakhiri
permainan marjembatan dengan kesepakatan bersama dengan gerakan somba.
Berdasarkan isi dan bentuk, tortor ini merupakan permainan tradisional yang
dimainkan oleh para remaja atau pun anak-anak secara berkelompok. Musik iringan
menggunakan lagu dan syair dari iringan musik Batak Toba. Properti yang
digunakan adalah batu, gaco dan kolom pada permainan engklek. Pada pola lantai
yang digunakan pola-pola simetris seperti horizontal, lingkaran, dan pola V. Tata
busana yang dipakai adalah busana Batak Toba dan dengan menggunakan tata rias yang sederhana.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Bentuk Penyajian; Tortor Martumba; Kabupaten Tapanuli Tengah |
| Subjects: | N Fine Arts > NX Arts in general |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari |
| Depositing User: | Ricky Syahrizal |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 03:27 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 03:27 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66515 |
