Afifah, Eli MAKNA SIMBOLIK TRADISI NINTHUL ARI-ARI PADA MASYARAKAT JAWA DI DESA SEI BIRUNG KECAMATAN BANDAR KHALIFAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI. Undergraduate thesis, UNIMED.
3211122020_Cover.pdf
Download (215kB)
3211122020_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (324kB)
3211122020_Abstrak.pdf
Download (210kB)
3211122020_Kata_Pengantar.pdf
Download (374kB)
3211122020_Daftar_Isi.pdf
Download (260kB)
3211122020_Daftar_Gambar.pdf
Download (207kB)
3211122020_Daftar_Tabel.pdf
Download (207kB)
3211122020_BAB_I.pdf
Download (557kB)
3211122020_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (824kB)
3211122020_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (796kB)
3211122020_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3211122020_BAB_V.pdf
Download (424kB)
3211122020_Daftar_Pustaka.pdf
Download (401kB)
3211122020_Lampiran.pdf
Download (452kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi yang
dilakukan oleh Etnis Jawa di desa Sei Birung, menganalisis terkait alasan
masyarakat masih melakukan tradisi Ninthul Ari-Ari hingga sekarang ini, serta
apa saja makna simbolik atas tradisi Ninthul Ari-Ari ini, mulai dari bahan dan
benda tertentu yang telah diyakini oleh masyarakat didesa memiliki makna
tersendirinya. Metode yang digunakan didalam penelitian ini yaitu metode
kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sei
Birung Kecamatan. Bandhar Khalifah Kabupaten. Serdang Bedagai. Teknik
pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi
serta catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tradisi Ninthul Ari-
Ari ini merupakan tradisi yang sudah turun-temurun dijalankan oleh masyarakat di
desa sebagai bentuk penghormatan dan harapan doa terhadap kehidupan sang
bayi.. Pelaksanaan tradisi ini dimulai dengan mencuci ari-ari, memberikan ari-ari
garam & asam, meletakkan ari-ari kedalam kendi /baskom, diberi benda-benda
tertentu yang sudah diyakini oleh masyarakat. Adapun tradisi ini masih dilakukan
hingga sekarang karena masyarakat didesa sudah sangat meyakini tradisi ini dari
sejak dahulu dan sudah menjadi kebiasaan masyarakat untuk menjalankannya
ketika ada ibu yang baru saja selesai melahirkan. Makna simbolik dari tradisi
Ninthul Ari Ari ini yaitu masyarakat percaya bahwa simbol yang ada pada tradisi
membawa kebaikan pada kehidupan sang bayi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Tradisi, Makna Simbolik, Ninthul Ari-Ari |
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture > NA4100 Special classes of buildings > NA4170 Classed by use > NA4171 Public buildings |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 03:42 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 03:42 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66410 |
