Harahap, Adi Tahir SPIRITUALITAS PADA TRADISI MANGARAGAT BARGOT PADA ETNIK ANGKOLA DI DESA HAMBIRI KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA. Undergraduate thesis, UNIMED.
3191122018_Cover.pdf
Download (122kB)
3191122018_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (755kB)
3191122018_Abstrak.pdf
Download (214kB)
3191122018_Kata_Pengantar.pdf
Download (310kB)
3191122018_Daftar_Isi.pdf
Download (242kB)
3191122018_Daftar_Gambar.pdf
Download (198kB)
3191122018_Daftar_Tabel.pdf
Download (196kB)
3191122018_Daftar_Lampiran.pdf
Download (196kB)
3191122018_BAB_I.pdf
Download (369kB)
3191122018_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (599kB)
3191122018_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (399kB)
3191122018_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3191122018_BAB_V.pdf
Download (241kB)
3191122018_Daftar_Pustaka.pdf
Download (270kB)
3191122018_Lampiran.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan dan nilai-nilai
spiritualitas tradisi mangaragat bargot pada etnik Angkola didesa Hambiri
Kabupaten Padang Lawas Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah
kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data
observasi partisipan, wawancara kepada informan dan dokumentasi menyajikan
gambar nyata. Hasil penilitian terdapat bahwa tradisi mangaragat bargot pada etnik
Angkola didesa Hambiri Kabupaten Padang Lawas Utara masih menjaga dan
melestarikan tradisi tersebut, dengan melakukan enam proses tahapan pelaksanaan
yakni pemilihan pohon aren, persiapan alat-alat, pajong-jong sige, manggual
bargot, tahapan manampul dan tahapan mambabai. Masyarakat desa Hambiri
menyakini dan mempercayai nilai-nilai spriritualitas yang dilakukan pada saat
parktik-praktik ritual tradisi mangaragat bargot pada etnik Angkola dengan tujuan
agar dapat memaksimalkan hasil penyadapan pada pohon aren. Selain itu,
masyarakat masih menggunakan alat-alat tradisional yaitu tempat penampungan
tetesan air nira, tangga yang terbuat dari bambu, dan pemukul mayang bargot yang
dibentuk serta pakaian yang penuh makna simbolik, dimana pakaian saat proses
penyadapan pohon aren harus memakai pakaian awal tahapan pelaksanaan hingga
pakaian tersebut tidak bisa digunakan lagi dan menghimbau mencuci pakaian
tersebut dengan alasan agar pohon aren selalu merasa kasihan terhadap seorang
penyadap pohon aren.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Angkola, Mangaragat Bargot, Spiritualitas, Tradisi |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahai Faith. Theosophy, etc. > BP1 Islam > BP100 Sacred books > BP135 Hadith literature. Traditions. Sunna |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 04:08 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 04:08 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66305 |
