Sinaga, Dewi Lestari (2025) ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN DEDUKTIF SISWA DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI TURUNAN FUNGSI ALJABAR DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT. Masters thesis, Universitas Negeri Medan.
8226172012_Cover.pdf
Download (42kB)
8226172012_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (454kB)
8226172012_Abstrak.pdf
Download (193kB)
8226172012_Kata_Pengantar.pdf
Download (656kB)
8226172012_Daftar_Isi.pdf
Download (494kB)
8226172012_Daftar_Tabel.pdf
Download (346kB)
8226172012_Daftar_Gambar.pdf
Download (374kB)
8226172012_Daftar_Lampiran.pdf
Download (331kB)
8226172012_BAB_I.pdf
Download (1MB)
8226172012_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
8226172012_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
8226172012_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
8226172012_BAB_V.pdf
Download (468kB)
8226172012_Daftar_Pustaka.pdf
Download (641kB)
8226172012_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan penalaran deduktif dan pemecahan masalah matematika siswa, khususnya pada materi turunan fungsi aljabar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan penalaran deduktif dan pemecahan masalah matematika siswa
berdasarkan Adversity Quotient. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan meliputi tes penalaran deduktif dan pemecahan masalah, angket Adversity Quotient, serta wawancara yang dilakukan di SMA Swasta Pembangunan Galang. Responden penelitian berjumlah 20 siswa yang dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling, berdasarkan hasil angket yang telah dikategorikan ke dalam tiga tipe Adversity Quotient, yaitu Quitter, Camper, dan Climber. Data yang diperoleh dianalisis
melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tipe Quitter tidak mampu melakukan perhitungan berdasarkan aturan atau rumus, menarik kesimpulan dan menyusun
langkah pembuktian langsung, sehingga indikator pemecahan masalah tidak tercapai sepenuhnya. Siswa tipe Camper hanya mampu melakukan perhitungan berdasarkan aturan atau rumus, tetapi belum mampu menarik kesimpulan dan memeriksa kembali jawaban. Sementara itu, siswa tipe Climber mampu memenuhi seluruh indikator penalaran deduktif dan pemecahan masalah,
termasuk memahami masalah, merencanakan, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Keywords: | Penalaran deduktif, Pemecahan Masalah, Adversity Quotient |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education > LB2361 Curriculum Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika - (S2) |
| Depositing User: | Mrs Catur Dedek Khadijah |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 01:30 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 01:30 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66045 |
