STUDI SYARAT KESEHATAN DALAM PENGGUNAAN MINYAK JELANTAH UNTUK MENGGORENG BAHAN MAKANAN

Martha Doroty, Silalahi (2017) STUDI SYARAT KESEHATAN DALAM PENGGUNAAN MINYAK JELANTAH UNTUK MENGGORENG BAHAN MAKANAN. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM. 113337106_COVER.pdf - Published Version

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM. 113337106_LEMBAR PERSETUJUAN & PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (252kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM. 113337106_ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (258kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM. 113337106_KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (263kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM. 1133371016_DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM. 1133371016_DAFTAR GAMBAR.pdf - Published Version

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. NIM. 1133371016_DAFTAR TABEL.pdf - Published Version

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. NIM. 1133371016_DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. NIM. 1133371016_BAB I.pdf - Published Version

Download (403kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13. NIM. 1133371016_BAB V.pdf - Published Version

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text
14. NIM. 1133371016_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (215kB) | Preview

Abstract

alasan utama penghematan biaya tetapi hal ini menjadi penting karena hubungannya dengan kesehatan. Penggunaan minyak goreng bekas (minyak jelantah) dapat menyebabkan penyakit jika sudah melewati syarat mutu berdasarkan SNI. Menurut SNI 7709:2012 minyak goreng yang baik memiliki kadar asam lemak bebas sebesar 0,3%; bilangan peroksida sebesar 10mek O2/Kg; minyak pelikan ‘negatif’ dan logam Pb sebesar 0,1 Cd sebesar 0,2. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas minyak goreng bekas menggoreng singkong berdasarkan syarat SNI dan batas pemakaian minyak jelantah yang masih memenuhi syarat dengan cara menguji asam lemak bebas, bilangan peroksida, minyak pelikan dan cemaran logam. Pengujian mengacu pada SNI 7709:2012 Syarat Mutu Minyak Goreng. Asam Lemak Bebas diuji dengan metode titrasi asam basa (NaOH), Bilangan peroksida diuji dengan metode tititrasi iodometri, minyak pelikan diuji secara kualitatif dengan larutan KOH didalm etanol 96%, dan cemaran logam diuji dengan instrument AAS. Minyak jelantah yang digunakan diperoleh dari minyak kemasan yang digunakan menggoreng singkong sampai penggorengan ke 9 kali. Hasil penelitian menunjukkan uji organoleptik minyak jelantah ini memperlihatkan hasil yang baik karena warna minyak tidak hitam ataupun coklat dan tidak berbau tengik melainkan masih berwarna kuning pekat dan tidak berbau tengik, pada pengujian asam lemak bebas, minyak jelantah tidak memenuhi syarat pada penggorengan ke 8 sebesar 0,3403%, untuk bilangan peroksida minyak jelantah tidak memenuhi syarat pada penggorengan ke 7 sebesar 12,20mekO2/Kg; hasil uji minyak pelikan ke sembilan sampel menunjukan hasil negative, dan cemaran logam juga menunjukkan hasil yang sangat kecil yaitu Pb<0,01 dan Cd<0,002. Berdasarkan hasil tersebut minyak jelantah yang digunakan menggoreng singkong hanya dapat digunakan sampai penggulangan ke 6.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorAlbinus, Silalahi19530320 198012 1 001
Call Number: SK-2017 KIM 175
Keywords: Minyak jelantah; asam lemak bebas; bilangan peroksida; minyak pelikan; cemaran logam
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Q Science > QD Chemistry > QD146 Inorganic chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
Depositing User: Mr Maknun
Date Deposited: 10 Aug 2017 10:32
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/25604

Actions (login required)

View Item View Item